Bukan AB, Ternyata Ada Golongan Darah Paling Langka yang Hanya ada Dua Kasus di Dunia

Jangan-jangan golongan darahmu juga langka kalau diteliti lebih lanjut

oleh Faradina
15:00 PM on Apr 1, 2017

Saat masih duduk di bangku sekolah pasti kita sudah belajar mengenai macam-macam golongan darah. Dan sepertinya kita menerima materi yang sama bahwa golongan darah di dunia ini terbagi menjadi empat tipe, yaitu A, B, AB, dan O. Namun tahukah kalian bahwa dunia ilmu pengetahuan di luar sana ternyata menemukan banyak fakta baru mengenai golongan darah yang berbeda dengan pelajaran sekolah.

Di dunia ini ternyata sudah ditemukan beberapa golongan darah baru yang memang sangat langka. Mungkin ini alasan mengapa guru kita tak pernah menceritakannya. Salah satu golongan darah langka yang masih membuat para peneliti penasaran adalah jenis Sara.

Baca Juga
4 Bukti Gregetnya Orang Indonesia Kalau Ada Bahaya, Kayak Sudah Hilang Urat Takutnya
Menengok Gaji dan Tunjangan Gubernur dan Wagub DKI, Kalau Dijumlah Bisa Beli Kerupuk 3 Kontainer

Golongan darah sebenarnya adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan

Sebelum kita berbicara tentang si Sara, alangkah lebih baiknya bila kita samakan dulu persepsi mengenai apa itu golongan darah. Secara sederhana golongan darah merupakan salah satu cabang ilmu yang mengklasifikasikan darah suatu kelompok. Pengklasifikasian ini didasarkan oleh ada tidaknya zat yang disebut antigen warisan di permukaan membran sel darah merah seseorang.

Golongan darah [image source]
Untuk jenis penggolongan darah kita sendiri, biasanya di Indonesia menggunakan sistem penggolongan ABO dan juga Rhensus atau faktor Rh. Sementara sebenarnya di dunia ada 46 jenis antigen selain ABO dan Rh itu. Indonesia menggunakan dua jenis tersebut karena itulah yang paling sering ditemui.

Golongan darah Sara milik gadis bernama Sarah

Penemuan golongan darah se-langka Sara dimulai pada awal tahun 1990-an di mana ada perempuan asal Australia yang berniat mencari tahu tentang darahnya di sebuah yayasan donor darah blood service. Saat itu para peneliti dibuat bertanya-tanya karena ternyata darah yang didonorkan oleh gadis bernama Sarah Culhane itu menunjukkan reaksi aneh atau berbeda dari yang biasa mereka tangani.

Tes darah [image source]
Tim dari yayasan tersebut kemudian melakukan penelitian lebih dalam terhadap sample darah Sarah sampai akhirnya mereka berkesimpulan bahwa perempuan ini memiliki golongan darah yang sangat langka. Sarah disebut-sebut memiliki antigen jenis terbaru. Selanjutnya para peneliti juga mencari sample darah dari keluarga Sarah dengan melakukan proses uji DNA, dan hasilnya keluarganya juga mempunyai golongan darah dengan antigen mirip Sarah.

Sara kembali muncul di tahun 2010

Awalnya peneliti menyangka bahwa golongan darah Sara hanya ditemukan di lingkungan Sarah saja. Namun ternyata pada 2010 muncullah kasus serupa di Kanada. Saat itu ada ibu hamil mengalami keguguran karena sistem imunnya telah menyerang sang janin yang dianggap zat asing berbahaya. Otomatis kemudian para peneliti mempelajari sample darahnya dan dikejutkan dengan tidak ditemukannya antigen sel darah merah yang dapat memicu pergerakan sistem imun.

Sample darah [image source]
Para peneliti pun akhirnya mengirimkan sample darah ini ke Australia untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan di lab khusus darah. Dan ternyata benar saja bahwa golongan darah Sara lah yang dimiliki sang pasien. Hal ini dapat dilihat dari kemiripan reaksi sempurna dengan yang sebelumnya terjadi pada darah Sarah.

Sara hanya dimiliki dua keluarga saja

Setelah kasus kedua muncul, para peneliti kemudian secara serentak melakukan uji lab dari sekitar 5000 sample darah. Namun ternyata 5000 sample tersebut memiliki golongan darah normal A, B, AB, maupun O. Para peneliti kemudian menyimpulkan bahwa sejauh ini Sara memang hanya ditemukan pada kasus di Australia di tahun 1990 dan juga Kanada pada 2010.

Cek darah [image source]
Tahukah kamu bahwa selain Sara ada juga golongan darah lainnya yang tergolong langka. Misalnya saja golongan darah bombay yang hanya dapat ditemukan pada orang-orang India dengan perbandingan 7000:1. Ada juga Diego positif milik populasi Asia Selatan dan Amerika, Duffy negatif di Afrika dan lainnya. Namun bedanya golongan darah ini dengan Sara adalah mereka dimiliki banyak orang sementara Sara hanya terjadi pada dua kasus.

Dunia ilmu pengetahuan memang tidak pernah berhenti memberi kejutan pada kita semua ya. Apalagi bila kasusnya seperti golongan darah ini di mana mayoritas masyarakat sudah sangat mengenal A, B, AB, dan O, tapi kemudian ternyata masih banyak golongan darah lain yang tersebar. Kira-kira golongan darah Sara bisa menerima donor dari mana saja ya? Untuk itu masih misteri.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Artis Cilik Zaman Dulu yang Penampilannya Sekarang Bikin Kita Mangap Gak Percaya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 7 Wanita Tercantik di Jepang ini Bikin Dengkul Lemes Orang-orang yang Dulunya Terkenal Ini Kini Nasibnya Berputar 180 Derajat Pria Menikahi Boneka yang Ceritanya Menuai Kontroversi, Ternyata Kenyataannya Bikin Nyesek Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Bukan So Sweet, 10 Foto Prewedding Ini Malah Punya Konsep Kocak Abis, Pasti Ketawa Liatnya 16 Foto Ini Jadi Bukti Kalau Orang Indonesia Kreatifnya Bukan Main Sempat Jadi Terkenal Secara Instan, Seperti Ini Nasib 4 Artis Dadakan yang Karirnya “Terjun Bebas” 28 Potret ini Akan Membuatmu Tahu Rupa Asli Korea Utara yang Sebenarnya
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA