Unik, Wanita Asal Australia Ini Mengabdikan Hidupnya Untuk Menjadi Geisha

oleh Cah Azi
10:21 AM on Mar 23, 2015

Terlihat empat Geisha yang berbalut kimono khas Jepang lengkap dengan mantel tebal berjalan di jalan setapak tunggal yang melalui hutan tertutup salju. Empat wanita tersebut tampak tak menghiraukan dinginnya musim dingin Jepang. Uniknya, salah satu Geisha tersebut adalah seorang wanita asal Australia bernama Fiona Graham.

Seperti kita ketahui, Geisha adalah wanita Jepang yang berpakaian kimono tradisional dan berdandan dengan serba putih. Tugasnya adalah menghibur tamu dengan menyanyi, menari, hingga memainkan alat musik. Seorang Geisha juga harus pandai menuangkan teh sesuai adat Jepang. Geisha merupakan tradisi kuno Jepang sejak ratusan tahun yang lalu dan masih dilestarikan sampai sekarang.

Baca Juga
Inilah 4 Fakta Meikarta, Kota Baru yang Katanya Bakal Menyaingi Ibukota
Inilah 4 Jasa Tak Terlupakan yang Dilakukan Malaysia Kepada Bumi Pertiwi

Geisha (cnn)
Geisha (cnn)

Awalnya, Fiona adalah seorang pembuat film dokumenter. Ia pun mempelajari kehidupan Geisha dan mengabadikannya untuk film dokumenter. Hingga suatu saat timbul keinginan dari dalam dirinya untuk menjadi seorang Geisha. Menurut wanita yang hijrah ke Jepang sejak usia 15 tahun ini, dunia Geisha secara estetika, sangat indah.

Fiona yang duduk di sudut paling kanan (cnn)
Fiona yang duduk di sudut paling kanan (cnn)

Tahun 2007, ia memutuskan mengabdikan hidupnya untuk menjadi Geisha. Fiona merasakan kehidupan yang berbeda usai menjadi Geisha, walau awalnya, banyak tantangan yang dihadapi. Apalagi, banyak yang merasa aneh, jika seorang wanita kulit putih berpenampilan khas tradisional Jepang.

Seorang Geisha harus pandai memainkan alat musik (cnn)
Seorang Geisha harus pandai memainkan alat musik (cnn)

Di beberapa perfektur Jepang, banyak terdapat tempat semacam “Akademi Geisha”. Kegunaannya tentu untuk pelatihan menjadi Geisha. Pelatihannya pun selama 5 tahun. satu tahun pertama untuk megang, sedangkan empat tahun berikutnya sebagai training. Industri seperti ini berpusat di daerah Gion, Kyoto. Mungkin, banyak juga warga asing yang memutuskan untuk menjadi seorang Geisha seperti halnya Fiona.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA