5 Video yang Memperlihatkan Gaya Hidup Sederhana Jokowi

oleh Centralismo
09:06 AM on Apr 16, 2015

Presiden Indonesia yang ketujuh, Joko Widodo memang selalu menjadi bahan pembicaraan yang menarik. Sejak kemunculannya sebagai calon presiden, Jokowi selalu dikelilingi media yang penasaran akan sosoknya. Jokowi memiliki sesuatu yang tidak banyak dimiliki pemimpin lain; kesederhanaannya.

Meski banyak kontroversi yang mengiringi langkah karier Jokowi, kesederhanaannya memang sudah terkenal sejak dulu. Berikut ini adalah video yang menunjukkan kesederhanaan pria asal Solo tersebut. Mulai dari gaya kepemimpinan hingga kehidupan sehari-harinya.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

1. Naik Ojek

Untuk orang penting sekaliber presiden, pengamanan yang dilakukan biasanya ekstra hati-hati. Tidak sedikit presiden yang menggunakan pengawalan polisi dan paspampres untuk mengiringi tugasnya. Namun, Joko Widodo punya caranya sendiri.

https://www.youtube.com/watch?v=CS1ebHLU4d4

Ketika sedang menuju calon rumah susun yang sudah diprogramkannya, Jokowi menggunakan jasa ojek. Dia turut merasakan kemacetan seperti halnya rakyat biasa. Tanpa terkesan kaku, Jokowi menumpang ojek hingga ke tempat dia bertugas.

2. Kesederhanaannya Dikagumi Pemimpin Negara Lain

Sebagai orang Indonesia, kita tentu sudah sering melihat gaya hidup sederhana presiden kita satu ini. Setiap hari, media menayangkan serangkaian kegiatan formal dan non formal dari orang nomor satu di Indonesia ini. Namun, siapa sangka bahwa kesederhanaan Jokowi juga dikagumi oleh pemimpin negara lain.

Dalam sebuah kesempatan, duta besar Korea Utara menyampaikan rasa kagumnya. Melalui perantara seorang penerjemah, dubes Korea Utara mengatakan harapannya agar Jokowi tetap menjaga kesederhanaan dan kerja kerasnya. Mereka juga mengharapkan adanya kerja sama yang harmonis antara Indonesia dan Korea Utara.

3. Beli Baju dan Sepatu di Kaki Lima

Beberapa hari setelah terpilih menjadi orang nomor satu di Indonesia, sepatu Jokowi mendadak ramai menjadi bahan perbincangan. Pada sebuah konferensi pers, Jokowi melepas sepatunya, menunjukkan kepada wartawan dan mengatakan bahwa sepatunya hanya berharga dua ratus ribu rupiah. Sungguh harga yang sangat terjangkau untuk ukuran seorang presiden.

https://www.youtube.com/watch?v=8vy4r74DtjE

Dan pada kesempatan kali ini, Jokowi tampak membeli sepatu dan baju di kaki lima. Dengan nada bercanda, Jokowi bahkan melakukan aksi tawar-menawar dengan pedagang kaki lima tersebut. Dalam video ini, tampak Jokowi sebagai sosok yang bersahaja dan tidak berjarak dengan rakyatnya.

4. Pernikahan Yang Sederhana

Baru-baru ini, Indonesia sedang diramaikan dengan berita pernikahan putra pertama Jokowi, Gibran Rakabumi. Gibran yang juga seorang pengusaha di bidang kuliner tersebut akan memperistri seorang putri Solo. Kabarnya, kedua sejoli itu akan melangsungkan hari bahagianya pada bulan Juni mendatang.

https://www.youtube.com/watch?v=ZdullQ9mRC4

Persiapan pernikahanpun segera dilakukan. Namun, pernikahan anak Jokowi tidak seperti pernikahan anak presiden yang butuh persiapan berbulan-bulan dan pesta ekstra mewah. Bahkan, ibu negara Iriana Jokowi telah memesan kepada seorang desainer agar membuat baju yang sederhana saja untuk acara bahagia tersebut.

5. Tidak Berjarak Dengan Rakyatnya

Gunung Sinabung, di Sumatera Utara adalah salah satu lokasi yang diprioritaskan Jokowi pasca terpilih sebagai presiden RI. Beberapa minggu setelah dilantik, Jokowi datang ke Tanah Karo, Sumatera Utara untuk bertemu langsung dengan pengungsi. Beliau disambut meriah oleh warga sekitar.

https://www.youtube.com/watch?v=gpQMOKexXqg

Dalam melakukan dialog dengan warga, Jokowi memilih gayanya sendiri. Dia tidak melakukan dialog formal, melainkan mengobrol seperti biasa dengan rakyatnya. Dia juga tidak menggunakan pengamanan yang berlebihan agar bisa lebih dekat dengan warga.

Sosok Jokowi selalu dipenuhi dengan kontroversi dan paradoks. Di satu sisi dia banyak dielu-elukan oleh banyak pendukungnya. Namun, tidak sedikit pula yang menjadi pengkritik kerasnya.

Sebagai warga negara yang baik, mengkritisi pemerintahan adalah kewajiban kita. Namun, sebaiknya kritik tersebut disertai dengan data yang valid. Karena tujuan utama kita bukanlah mencaci seseorang, namun menjadikan negara ini menjadi lebih baik. (HLH)

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA