Menyeramkan, Ada Festival Khusus Untuk Arwah yang Gentayangan

oleh Halimah Halimah
12:06 PM on Jan 20, 2015

Festival identik dengan perayaan untuk bersenang-senang dimana para perserta festival bebas melakukan hal-hal gila. Festival juga sering kali diadakan untuk menarik minat wisatawan. Banyak orang yang datang dari berbagai negara untuk mengunjungi sebuah negara yang memiliki festival-festival unik.

Kalau anda sudah bosan dengan festival-festival pada umumnya, mungkin daftar berikut akan menarik buat anda. Ini adalah beberapa festival yang diadakan untuk menghormati para arwah. Beberapa memang tampak menyenangkan dan seru. Namun tidak sedikit juga yang menakutkan dan membuat tercengang. Berikut adalah daftar lima festival untuk menghormati arwah.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

1. Festival Chuseok, Korea Selatan

Festival Chuseok adalah salah satu festival paling besar yang diadakan di Korea Selatan. Di festival ini, biasanya para murid di sekolah-sekolah dan para pekerja akan diberi jatah libur sebanyak tiga hari. Festival ini pada dasarnya adalah untuk merayakan hari panen. Namun, di balik itu semua, ternyata festival ini juga ditujukan untuk menghormati para arwah.


Pada festival ini orang-orang akan mengunjungi makam para sanak-famili mereka. Setelah itu mereka akan makan, minum dan menari di sekitar makam. Mereka juga mempersiapkan kue khusus yang terbuat dari beras, Songpyeon, yang kabarnya akan menjadi makanan para arwah.

2. Festival Gaijatra, Nepal

Festival ini juga dikenal sebagai festival sapi. Tidak tanggung-tanggung, festival ini dilangsungkan selama delapan hari pada bulan Agustus dan September di Nepal. Selama festival ini berlangsung, orang yang memiliki sapi akan membawa sapinya untuk berpawai di sepanjang jalan. Yang memimpin pawai ini adalah keluarga-keluarga yang telah ditinggal mati oleh sanak-saudaranya pada tahun tersebut.


Sapi adalah hewan yang sakral dan suci bagi penganut ajaran Hindu. Sapi dianggap bisa menjadi perantara antara kehidupan yang sekarang dengan kehidupan setelah kematian. Jadi pada intinya, festival ini ditujukan untuk menghibur keluarga-keluarga yang ditinggal mati oleh anggota keluarganya.

3. Festival El Día de los Muerto

Festival kematian ini dilangsungkan pada tanggal satu dan dua November setiap tahunnya. Festival ini sangat ditunggu-tunggu oleh semua rakyat Meksiko. Mereka akan berparade di jalan dengan menggunakna kostum dan riasan yang seram, seperti pada malam Haloween.


Festival ini juga dikenal sebagai Hari Kematian. Hari ini dijadikan hari libur oleh pemerintah Meksiko. Festival ini ditujukan agar masyarakat paham akan filosofi kematian. Bahwasanya kematian bukan akhir dari kehidupan, melainkan jalan menuju hidup yang lebih abadi lagi.

4. Festival Hantu Lapar, China

Dalam Bahasa Inggris festival ini dinamakan The Hungry Ghost Festival. Festival ini dirayakan pada bulan ketujuh kalender Cina. Pada bulan tersebut, para masyarakat Cina percaya bahwa pintu neraka sedang dibuka. Konon pada hari itu para arwah-arwah keluar dari neraka.


Pada hari tersebut para rakyat Cina akan menyiapkan upacara khusus bagi para arwah. Setelah itu mereka akan menyiapkan sebuah meja yang lengkap dengan berbagai macam hidangan untuk para arwah tersebut. Setelah itu para anak-anak akan menaruh lentera kertas dan menghanyutkannya di aliran sungai. Lentera itu dipercaya akan membantu para arwah untuk kembali ke tempatnya semula.

5. Festival Famadihana

Tidak seperti di negara lain, festival Famadihana tidak dijadikan libur nasional. Namun, festival ini tetap ramai diikuti oleh semua warga Madagascar. Pada hari ini orang-orang akan membongkar makam keluarga mereka. Mayat tersebut kemudian dibungkus dengan kain sutra dan dibawa berkeliling dengan iringan musik.


Festival ini diadakan karena para warga percaya bahwa sebelum mayat benar-benar hancur dan menjadi tanah, arwah mereka masih ada di bumi. Jadi, setiap tahun, makan akan dibongkar dan mayatnya dibungkus dengan kain yang baru agar arwah tersebut tetap nyaman dan tenang. Tradisi ini juga dilakukan agar para anggota keluarga lebih menghormati anggota keluarga mereka lainnya yang telah meninggal.

Kalau anda sedang mengagendakan libur ke luar negeri, coba lihat lagi jadwal dari festival di atas. Jika memungkinkan, maka anda bisa menikmati salah satu dari festival-festival unik di atas. Meski tampaknya seram, festival adalah festival. Jadi, jangan takut dan nikmatilah kemeriahannya (HLH)

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA