Fakta di Balik Pencalonan Budi Gunawan Sebagai Kapolri

oleh Evi Rizana
20:24 PM on Jan 16, 2015

Berbeda dari sebelumnya, pencalonan kapolri kali ini dipenuhi dengan pro dan kontra. Baik dari kalangan pemerintahan negara seperti jejeran DPR hingga netizen yang banyak menolak.

Adalah Komjen Polisi Budi Gunawan, calon kapolri tunggal yang diajukan oleh Presiden Jokowi. Banyak yang menolak Budi Gunawan atau BG lantaran jadi tersangka pemilik rekening gendut serta kedekatannya dengan presiden, wakil presiden, dan Megawati.

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

1. Tersangka rekening gendut

Banyak orang yang tidak setuju dengan calon Kapolri tunggal yang ditunjuk Presiden Jokowi dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah Komjen Budi Gunawan yang disangkutkan dengan kasus pemilik rekening gendut. Hal ini dikarenakan adanya keuangan yang tidak wajar dari Budi Gunawan dengan dugaan kasus suap dan gratifikasi.

Komjen Budi Gunawan
Komjen Budi Gunawan

Dugaan rekening gendut sendiri, menurut penjelasan Ketua KPK, bukan berasal dari Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan melainkan berasal dari laporan masyarakat. Lebih lanjut Samad menerangkan bahwa Budi menerima suap dan gratifikasi saat dia masih menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karir Mabes Polri 2003-2006. Kajian kasus tersebut lantas dilakukan hingga akhirnya Budi ditetapkan sebagai tersangka.

2. Disebut sebagai anak Megawati

Di samping itu, pencalonan Komjen Budi Gunawan oleh Presiden Jokowi dikaitkan dengan kedekatannya terhadap presiden dan wakil presiden. Bahkan, beredar pula isu bahwa Budi Gunawan ini merupakan titipan ibu Megawati. Budi sendiri memang ajudan bu Megawati kala masih menjabat sebagai presiden belasan tahun yang lalu.

Meme tentang hubungan Budi Gunawan dan Megawati
Meme tentang hubungan Budi Gunawan dan Megawati

Di media bahkan muncul meme yang menyebutkan bahwa Budi adalah anak Megawati. Meme tersebut tergambar seperti dalam pelajaran Bahasa Indonesia anak SD. Foto Budi dan Megawati disandingkan dengan tulisan ‘Ini Budi’ dan ‘Ini ibu Budi’ di atas kepala gambar masing-masing. Meme tersebut diunggah oleh tokoh yang tak lain adalah mantan Menteri Keuangan, Rizal Ramli yang mengkritik Jokowi.

3.  Surat untuk Ibunda Jokowi

Bahkan, penolakan dan kritikan netizen terhadap Jokowi yang memilih Budi Gunawan juga melibatkan Ibunda Jokowi, Sujiatmi Notomihardjo. Beliau mendapatkan surat dari sebuah petisi yang digalang melalui akun change.org.

Ibunda Jokowi
Ibunda Jokowi

Sementara itu, isi dari petisi tersebut bermaksud untuk menyampaikan agar beliau menyadarkan anaknya yang telah memilih Budi Gunawan yang tersangkut kasus rekening gendut sebagai kapolri. Petisi ini merupakan langkah cerdik dari netizen yang menolak pencalonan Budi Gunawan. Dan banyak dari mereka yang menolak Budi Gunawan merupakan rakyat yang dulu mendukung Jokowi.

4. Beredarnya foto mesra

Tak lama setelah Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka pemilik rekening gendut, netizen dikejutkan dengan beredarnya foto mesra yang menyerupai Ketua KPK Abraham Samad dan Putri Indonesia Elvira Devinamira. Karena kurun waktu yang dekat, Samad pun lantas mengaitkan gosip yang menjatuhkan namanya dengan penetapan Komjen Budi sebagai tersangka.

Foto mesra yang melibatkan Ketua KPK Abraham Samad dan  Putri Indonesia
Foto mesra yang melibatkan Ketua KPK Abraham Samad dan Putri Indonesia

Menurut Samad, foto mesra tersebut beredar sebagai serangan balik dari kubu calon Kapolri Komjen Polisi Budi Gunawan selepas dia tetapkan sebagai tersangka, dilansir dari Merdeka.

5.  Trending #ShameOnYouJokowi

Peranan media sosial saat ini juga merambah ke dunia politik. Banyak yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk penyampaian aspirasi rakyat. Salah satunya dengan adanya trending #ShameOnYouJokowi yang ramai di Twitter terkait dengan ditetapkannya Budi Gunawan sebagai tersangka. Banyak netizen yang mendesak pembatalan pelantikan Budi Gunawan sebagai kapolri melalui Twitter.

Kritikan di sosial media
Kritikan di sosial media

“Sebagai Pendukung Bapak saya Kecewa dengan Bpk yang lebih memilih BG dan DPR dibanding KPK dan Janji Bpk. @jokowi_do2 #ShameOnYouJokowi,” tulis akun @Dodolphi. Serta masih banyak lagi pengguna Twitter lainnya yang tidak setuju dengan pencalonan Budi Gunawan sebagai kapolri.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA