5 Fakta Isaac Newton, Ilmuwan Serba Bisa yang Lebih Gahar Daripada Einstein

oleh Rizal
09:14 AM on Apr 2, 2016

Kehadiran Isaac Newton di dunia bagai lampu yang menerangi sebuah kamar gelap. Ya, berkat apa yang dilakukannya dulu, hal-hal yang berhubungan dengan keilmuan terutama sains bisa berkembang pesat, lalu kemudian berpengaruh terhadap teknologi dan peradaban. Ibaratnya, dulu manusia ada di masa kegelapan, kini sudah tidak lagi berkat majunya peradaban (berkat Newton juga).

Paragraf pembuka di atas bukan sesuatu yang berlebihan mengingat Newton adalah pioner untuk hal-hal fundamental. Mulai dari konsep gravitasi sampai soal perhitungan rumit matematis ala kalkulus yang produk implementasinya sangat banyak. Memandang Newton sebagai ilmuwan, tentu saja ia sangat jemawa dan gagah. Lalu bagaimana dengan sisi lain sang ilmuwan paling penting dunia ini? Siapa sangka jika Newton adalah sosok yang sangat menarik.

Baca Juga
Lolicon, Sindrom Ketertarikan Pada Gadis di Bawah Umur yang Ternyata ‘Berbeda’ dengan Pedophilia
Matoa, Buah Langka Asal Papua yang Super Lezat dan Harganya Bikin Dompet Meringis

Lalu, seperti apa pria ini di luar hal-hal yang berhubungan dengan sains dan penelitian? Simak ulasannya berikut.

1. Newton Tidak Punya Teman Melainkan Segelintir Saja

Newton sebenarnya menjalani kehidupan luar labnya dengan normal. Hanya saja, ia memang susah untuk bisa bergaul dengan lepas. Alasannya, pria satu ini punya sifat yang mengesalkan bagi orang lain. Egonya tinggi serta pemarah, tak hanya itu Newton juga konon sosok yang perfeksionis serta sarkastik.

Newton tidak punya teman [Image Source]
Newton tidak punya teman [Image Source]
Selama hidupnya, tercatat hanya beberapa gelintir orang saja yang menjadi teman si ilmuwan jenius. Misalnya matematikawan Jerman Gottfried Leibniz, atau mungkin murid-muridnya, John Flamesteed, Roobert Hooke, atau Henry Oldenberg yang hampir tiap waktu selalu kena damprat Newton gara-gara sikap perfeksionisnya itu.

2. Newton Pernah Berhasrat Membakar Ibu dan Ayah Tirinya

Tak hanya punya pribadi yang bisa dibilang lumayan buruk, Newton juga dikatakan mengalami masalah keluarga yang cukup pelik. Newton lahir dari seorang ibu bernama Hannah Ayscough. Ayah Newton sendiri meninggal sebelum si jenius lahir. Kemudian di umur Newton yang ketiga tahun, sang ibu pun menikah lagi. Dari sini ketidakharmonisan terjadi.

Rumah Newton [Image Source]
Rumah Newton [Image Source]
Diceritakan Newton ternyata sangat membenci ayah tirinya. Kebencian ini makin membuncah dan bahkan ibunya pun juga jadi korban. Sebenarnya tidak benar-benar jelas apa alasan Newton melakukan itu. Namun yang jelas, sekali dalam hidupnya Newton ingin sekali membakar rumahnya sendiri, terutama saat kedua orangtuanya itu ada di dalamnya.

3. Newton Tidak Pernah Menikah

Tidak banyak cerita tentang kisah cinta Newton. Namun yang jelas sampai akhir hidupnya, si jenius ini tidak pernah menikah. Lagi-lagi tidak jelas kenapa Newton memilih untuk jadi bujangan sampai meninggal. Namun dilihat dari masalahnya dengan keluarga sampai sikapnya yang seperti itu, cukup masuk akal kalau sang ilmuwan ini tetap memilih sendiri.

Newton tidak menikah [Image Source]
Newton tidak menikah [Image Source]
Kebencian kepada ayah angkat dan ibunya, sepertinya membangun sebuah mindset di pikiran Newton akan sebuah keluarga. Makanya, mungkin dari sini ia menolak untuk menikah. Alasan lain, karena sikap Newton sendiri menyebalkan. Jika teman saja tidak punya, apalagi jodoh. Sebenarnya bisa saja si jenius punya istri, apalagi dengan nama tenarnya yang bikin dunia berterimakasih.

4. Newton Suka Menyendiri dan Mengerjakan Semuanya Sendiri

Lantaran tidak punya terlalu banyak teman, mayoritas waktu Newton dihabiskannya sendirian. Makanya, dalam mengerjakan semua hal ia pun sendiri. Termasuk di saat-saat ia melakukan berbagai macam penelitian. Tapi, dari sini Newton menjadi ilmuwan yang sangat komplit.

Newton selalu sendiri [Image Source]
Newton selalu sendiri [Image Source]
Ya, siapa sangka jika Newton membuat semua alat eksperimennya sendiri. Makanya ia tak hanya bisa menulis teori-teori dan analisis saja tapi juga mampu melakukan pekerjaan kasar. Soal membuat peralatan sendiri, hal tersebut bukan hanya lantaran ia tidak memiliki banyak teman untuk dimintai tolong, tapi juga karena sikap perfeksionisnya. Ya, Newton beranggapan jika ia tidak mampu membuat alatnya sendiri, maka dirinya takkan mungkin melakukan pencapaian hebat. Setuju atau tidak, tapi pada akhirnya hal ini memang benar.

5. Newton Percaya Akan Hal-Hal Supranatural

Siapa sangka Newton si bapaknya ilmu fisika ini ternyata menyukai hal-hal yang berbau irasional seperti sihir dan semacamnya. Hal ini diketahui dari banyaknya bukti yang ditemukan. Misalnya saja, tentang Newton yang konon mempelajari kimia untuk menciptakan batu bertuah.

Priory of Sion [Image Source]
Priory of Sion [Image Source]
Tak hanya itu, Newton diketahui juga tergabung dalam beberapa kelompok pecinta magis. Seperti Rosicrucians dan Priory of Sion. Bahkan dipastikan pula jika Newton adalah penggila Eschatology, alias ilmu yang mempelajari tentang kiamat.

Inilah hidup seorang Newton, si ilmuwan paling penting sepanjang sejarah yang pamornya bahkan mengalahkan fisikawan super jenius sekelas Einstein. Terlepas dari capaian hebatnya, ulasan di atas jadi bukti jika di balik kesuksesan Newton ternyata ada banyak hal buruk yang dialaminya. Mulai dari susahnya punya teman, istri, sampai masalah dengan keluarga. Tapi, dari sini kita bisa tahu bahwa Newton masih seorang manusia biasa.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
BERITA LAINNYA
BERITA PILIHAN
BERITA TERKAIT
BACA JUGA