5 Fakta Tentang Banyuwangi yang Akan Membuatmu Takut Tapi Pengen ke Sana

oleh Rizal
12:58 PM on Nov 2, 2015

Entah kenapa ketika mendengar kata Banyuwangi, tiba-tiba saja bulu kuduk berdiri. Terkenang akan cerita-cerita horor tentang kota di ujung timur Jawa ini. Entah dahsyatnya teluh atau santetnya, hingga sederet tempat-tempat angker yang kini pamornya masih begitu kuat. Alhasil, mengunjungi kota ini pun rasanya seperti meminum jamu pahit. Malas, ogah dan tidak akan pernah.

Baca Juga : 3 Tokoh Besar yang Pernah Menyatukan Nusantara

Baca Juga
12 Foto Bukti Eksotisnya Morotai, Mutiara di Bibir Pasifik yang Digilai Wisatawan dan Kaya Jejak Perang Dunia II
8 Danau Biru yang Indahnya Bikin Mata Hati Adem Ini Jadi Bukti Kalau Indonesia Memang Kepingan Surga

Ya, rumor tentang Banyuwangi memang seperti itu di masyarakat. Walaupun sebenarnya ketakutan-ketakutan itu hanyalah opini pribadi yang tercipta gara-gara cerita-cerita miring. Padahal aslinya tempat ini jauh dari kata-kata suram, menyeramkan dan lain sebagainya. Ada begitu banyak hal yang akan membuatmu betah di sini. Entah lantaran deretan tempatnya yang unik, makanannya yang enak-enak, atau gadis-gadis Banyuwangi yang menyejukkan mata.

Nah, berikut adalah beberapa fakta tentang Banyuwangi. Memang kota ini menyimpan misteri dan kengerian namun keindahannya pasti akan bisa mengalahkan hal tersebut. Berikut ulasannya.

1. Teluh Lima Ribu Rupiah

Teluh atau santet sudah jadi trademark Banyuwangi. Hal ini memang benar adanya mengingat santet sudah jadi hal yang lumrah di masyarakat yang agaknya sudah sangat terbiasa dengan hal tersebut. Bahkan saking familiarnya santet, dulu ada sebuah jargon yang mengatakan cukup lima ribu rupiah saja sudah bisa pesan santet.

Santet adalah mindset kebanyakan orang tentang Banyuwangi [Image Source]
Santet adalah mindset kebanyakan orang tentang Banyuwangi [Image Source]
Unsur klenik di kota ini makin santer ketika terjadi tragedi dukun tahun 1998 lalu. Kejadian ini adalah pembantaian 100an orang dukun yang dicurigai menyebarkan santet untuk membunuhi orang-orang alim dan masyhur lewat pasukan ‘ninja’ -nya. Guru-guru ngaji, imam masjid atau ketua RT dan RW sering jadi korban para ninja ini. Fenomena tersebut menguap begitu saja dengan tidak ada kelanjutannya hingga saat ini.

Untungnya hal-hal mengerikan tentang santet dan sejenisnya yang ada di sini perlahan sudah mulai memudar. Ya, masyarakat Banyuwangi ingin menghapus stigma yang sudah lekat itu.

Selanjutnya :  Punya Tempat Paling Angker

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA