10 Drama Mandarin Legendaris Populer Tahun 90-2000an yang Masih Berkesan Hingga Sekarang, Mana Favoritmu?

Kini pun kita masih bisa lancar bercerita tentang drama mandarin jadul ini, betah banget di ingatan

oleh Aini Boom
12:00 PM on Jun 14, 2017

Bisa dibilang jika Indonesia adalah salah satu negara yang paling gemar menonton tayangan drama/sinetron/serial televisi. Karena itu, tiap tahun selalu ada tren-tren tayangan drama dari berbagai negara. Mulai dari drama ala negara Amerika Latin, Korea, hingga Mandarin sempat bertengger di layar kaca kita.

Berbeda dengan saat ini di mana drama India dan Turki mendominasi televisi Indonesia, di tahun 90 hingga 2000-an justru drama Mandarin yang merajai slot tayang. Identik dengan adegan yang sarat romansa dan action serta alur cerita yang kuat, tak heran jika masyarakat masih terkenang tayangan tersebut sampai hari ini. Dan berikut inilah deretan drama Mandarin yang sempat populer di tanah air menjelang era millennium.

Baca Juga
6 Alasan Ini Membuat Masyarakat Tetap Setia Nonton Sinetron Meski Jumlah Episodenya Ribuan
Remake ‘Kera Sakti’ Segera Rilis, Inilah Serial Super Keren yang Bisa Ngobatin Rindu Angkatan 90-an

Kera Sakti

Kera Sakti [image: source]
Mengusung beberapa karakter dengan wujud setengah hewan membuat drama Kera Sakti sukses menggiring pemirsa tertawa sekaligus bersedih. Keusilan Sun Go Kong, kesabaran Wujing, dan kegenitan Cu Pat kay dipadu dengan aksi Biksu Tong Sam Chong, Kera Sakti pun penuh dengan keseruan. Tayang versi perdana di tahun 1996, drama ini penuh dengan pesan moral yang kental meski terbalut komedi. Dan dijamin, kamu yang pernah nonton drama ini pasti ingat lagu soundtracknya dengan lirik, “Kera Sakti, tak pernah berhenti bertindak sesuka hati. Kera Sakti, liar, nakal, brutal, ..”

Putri Huan Zhu

Putri Huan Zhu [image: source]
Sosok Putri Huan Zhu yang saat itu diperankan aktris cantik Vicky Zhou menjadikan drama ini begitu populer dan ditunggu-tunggu penonton. Pasalnya tak hanya cantik, keseruan kisah putri yang tertukar ini menimbulkan sensasi deg-degan bagi pemirsa. Sosok putri dengan tingkah pola yang seenaknya sendiri itu pun berkesan hingga sekarang.

Si Ular Putih  

Ular Putih [image: source]
Menyajikan kisah unik tentang Ular Putih dan Ular Hijau yang menjelma gadis-gadis cantik membuat drama ini spesial. Apalagi pemilihan cerita cinta manusia dan siluman yang terhalang takdir membuat pemirsa seakan mengalami sendiri hingga berurai air mata. Sosok biksu jahat yang diperankan Jet Li pun sangat kuat hingga pemirsa benar-benar membenci pemeran antagonis itu.

Belenggu Pintu Cinta

Belenggu Pintu Cinta [image: source]
Tak kalah menguras emosi, serial drama Mandarin Belenggu Pintu Cinta menceritakan seorang wanita yang terperangkap dalam pernikahan. Dialah Menghan yang harus menemui kenyataan pahit jika sang suami memiliki perempuan lain. Meski benci dengan keadaan, perempuan ini tak bisa lari karena sumpah setia saat pernikahan. Pun hingga saat suaminya meninggal, Menghan yang mencintai pria lain bernama Yuhang tak mampu berkutik. Sebab cinta mereka terhalang adat.

Kembalinya Pendekar Rajawali

Kembalinya Pendekar Rajawali [image: source]
Pendekar Rajawali menceritakan kisah cinta dramatis Yuko (diperankan Andy Lau) dan sang guru bernama Bibi Lung. Saat itu, adegan naik di atas burung rajawali merupakan suatu hal yang ditunggu-tunggu oleh pemirsa. Drama ini juga turut mengangkat nama Yuni Sarah yang menyanyikan soundtrack legendaris dengan lirik awalnya “Siapa yang mengubah hatiku. Siapa yang membuat kita satu …”.

Justice Bao

Justice Bao [image: source]
Tayang di tahun 1995 di channel TPI, Justice Bao membuat stasiun televisi itu mengalahkan kepopuleran pesaing-pesaingnya. Menceritakan hakim negarawan bernama Bao Zheng dari Dinasti Song Utara, cerita ini diperkuat dengan nilai-nilai tradisional negara China. Hakim Bao yang jujur pun memperoleh popularitas luar biasa kala itu. Meski drama itu tayang saat kita terlalu kecil untuk mengerti, tapi tontonan sore hari ini pasti masih samar-samar terkenang hingga saat ini.

Giok di Tengah Salju

Giok di tengah salju [image: source]
Kisah ini menceritakan kisah Hsueke, putri seorang pangeran yang kawin lari dengan pemuda rakyat jelata. Kemalangan demi kemalangan pun harus mereka tanggung sebab ayah Hsueke tak mau merestui hubungan itu. Pun meski Hsueke telah mengandung, ayahnya tetep kekeh menggugurkan janin di dalam rahim sang anak. Alhasil Hsueke memutar otak dan menyembunyikan anaknya di rumah sebuah keluarga. Kemudian perempuan ini malah dinikahkan dengan lelaki lain, sedang suaminya dibuang ke sebuah area kerja paksa. Waktu berjalan dan meski keadaan berbalik, nasib mereka memang menjalani takdir pilu yang membuat pemirsa menangis.

Kung Fu Master

Kung Fu master [image: source]
Menceritakan seorang seniman Kung Fu bernama Hei-Gun (diperankan Donnie Yen) yang dendam sebab orang tuanya dibunuh Dinasti Qing. Hei-Gun pun pergi ke kuil Shaolin untuk belajar kung fu dan balas dendam. Kemampuan silat Donnie Yen di drama ini benar-benar memukau meski tanpa efek dan koreografi keren seperti jaman sekarang.

Golok Pembunuh Naga

Golok pembunuh naga [image: source]
Berjudul asli To Liong To, drama ini menceritakan tentang orang-orang yang memburu Golok Pembunuh Naga. Konon, siapapun yang memiliki golok ini nantinya akan menjadi penguasa dunia. Tak heran jika persaingan sengit pendekar jahat dan pendekar baik terjadi, sehingga adegan action lebih mendominasi dalam cerita ini.

Putri Sin Ye

Putri Sin Ye [image: source]
Penuh dengan penderitaan, itulah gambaran umum kehidupan Putri Sin Ye. Di usia yang masih 17 tahun, putri pangeran ini harus menyaksikan seluruh keluarganya terbunuh. Sejak ayahnya meninggal, ia pun diselamatkan seorang jenderal bernama Nu Tahai. Kisah cinta terlarang antara Nu Tahai yang telah beristri dan Putri Sin Ye pun menjadi dramatis. Parahnya, anak Nu Tahai juga mencintai Sin Ye. Menyadari hal ini, istri Nu Tahai pun mengatur perkawinan Sin Ye dengan seorang pangeran. Hal ini membuka babak penderitaan baru dalam hidup Sin Ye. Konflik berlapis ini membuat penonton geram, sedih, dan sebal. Meski begitu, serial mandarin Putri Sin Ye ini justru sangat populer dan tak bisa dilewatkan.

Kesepuluh serial drama mandarin di atas digemari penonton sebab tak hanya menyajikan adegan kung fu yang apik, tapi juga kisah cinta dan nilai moral yang tinggi. Karenanya, meski telah puluhan tahun berlalu masih saja tersimpan baik di ingatan. Dari beberapa serial drama di atas, mana yang paling menjadi favoritmu?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA