Bikin KAPOK! Pencuri di Daerah Ini Dihukum Berendam Manja dalam Bak Tinja

Koruptor Indonesia mungkin boleh juga merasakan hukuman macam begini. Biar asoy!

oleh Arief Dian
07:00 AM on Jun 9, 2017

Kalau di Indonesia, hukuman bagi para pencuri itu kalau tidak dipukuli ya diarak dengan keadaan telanjang. Semua itu bertujuan agar si pencuri sendiri jera melakukan perbuatannya. Meskipun begitu, faktanya malah makin marak pencurian terjadi. Entah karena memang nekat, atau sudah tidak takut dengan hukuman seperti itu.

Namun di salah satu daerah ini, ada hukuman yang bikin para pencuri kapok. Pasalnya mereka bakal disuruh untuk berendam di kotoran manusia. Bahkan ada yang sampai disuruh memakannya loh. Jijik sekali ya kalau dibayangkan. Jadi daerah mana yang punya hukuman macam itu? Dan berhasilkah bikin pencuri jera? Simak ulasannya berikut.

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

Hukuman berendam di septic tank buat para pencuri

Tepatnya di desa Gulin di Tiongkok, ada sebuah hukuman unik bagi para pencuri di sana. Alih-alih diarak atau dipukuli seperti yang ada di Indonesia, di desa itu seorang yang kedapatan mencuri mendapatkan hukuman berendam di tempat pembuangan kotoran. Hukuman seperti ini sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu ketika seorang kedapatan mencuri.

Pencuri Dihukum Berendam Di Septic Tank [image source]
Karena sudah sangat geram dengan perbuatan tersebut, maka warga memilih hukuman yang pastinya bikin jera si pelaku. Akhirnya dipilihlah hukuman dengan berendam di septic tank hingga seluruh tubuh. Pencuri itu sendiri mengaku kapok dan tidak bakalan mencuri lagi untuk seumur hidupnya.

Kenapa hukuman menjijikkan itu?

Para warga merasa sangat geram karena banyak pencuri yang tidak kapok-kapok. Meskipun dibawa ke kantor polisi, ternyata hasilnya sama saja, mereka tidak jera. Namun jika disiksa secara fisik, maka hal itu tidak akan manusiawi. Oleh sebab itu, para warga memilih hukuman nyeleneh ini agar para pencuri itu bisa jera. Namun ternyata, pemikiran para warga ini terbukti lumayan berhasil.

Pencuri Dihukum Berendam Di Septic Tank [image source]
Sudah tidak ada lagi orang yang mau mencuri lagi di daerah itu, pasalnya hukuman mandi dengan kotoran manusia bakal menanti mereka. Beruntung warga masih punya belas kasih untuk tidak menyuruh para pencuri makan kotoran juga, kalau tidak pasti mereka bakal trauma seumur hidup.

Ada pula hukuman memakan kotoran sapi

Ternyata ada lagi sebuah hukuman yang tak kalah menjijikkan dengan yang di Tiongkok. Tepatnya di salah satu desa di Malaysia, bagi mereka yang kedapatan mencuri sapi bakal menyesal seumur hidup. Pasalnya para pencuri ini bakal dihukum untuk memakan kotoran sapi beberapa kantung kresek.

makan kotoran [image source}
Tidak bisa dibayangkan bagaimana eneg-nya apalagi mereka hanya dibekali dengan air putih sebagai pelancarnya. Dijamin deh para pencuri itu bakal kapok bukan main. Ternyata lagi-lagi hukuman menjijikkan ini terbukti dengan tidak adanya lagi para pencuri sapi itu. Kini warga bisa bernafas lega karena tidak akan diusik pencuri lagi.

Bagaimana kalau diterapkan pada maling uang rakyat?

Mengingat tingkat korupsi yang ada di Indonesia ini, para pelakunya seolah tidak pernah jerah mencuri uang rakyat. Kalau dihukum penjara seolah terlalu enteng, sedangkan bila dieksekusi malah terkesan tidak manusiawi. Lalu kenapa tidak diterapkan hukuman seperti itu saja. Sudah terbukti bukan para pencuri itu sudah sangat jera dengan perbuatannya.

Koruptor [image source]
Selain karena harus berurusan dengan kotoran, mereka juga bakal terkena trauma berat dalam hidupnya. Apalagi untuk orang sekelas para koruptor itu, sepertinya itu cukup etis. Paling tidak biar mereka jera dan malu karena telah memakan uang rakyat untuk kepentingan pribadi. Apalagi hukuman ini tidak terlalu sadis juga bukan?

Wah kalau hukuman seperti ini diterapkan di Indonesia bagaimana ya? Kalau melihat dari praktiknya sih sepertinya lumayan berhasil. Namun yang jelas sebelum itu kita harus mematuhi hukum yang berlaku. Kalau hukuman macam di atas sih, bisa jadi sebagai pertimbangan atau tambahan saja.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA