4 Dampak yang Terjadi Setelah Insiden Pembakaran Tukang Service di Bekasi

Semoga kisahnya jadi pelajaran kita, agar tak ada lagi kasus main hakim sendiri

oleh Nikmatus Solikha
13:00 PM on Aug 9, 2017

Beberapa hari ini, panasnya pemberitaan tentang kasus massa menghakimi seorang tukang service tak henti bergulir. Melayangnya nyawa Joya yang diduga korban salah sasaran tersebut membuat banyak pihak geram. Nyatanya, rasa kecewa tidak hanya datang dari keluarga korban. Baik netizen dan pihak yang berwajib juga menyayangkan tindakan warga yang membakar Joya hidup-hidup.

Sejauh ini, polisi juga mengimbau jika warga tidak memiliki hak menghukum seseorang meski diduga melakukan pidana. Kasus pembakaran Joya setidaknya membuat kita belajar, bahwa main hakim sendiri justru berujung penyesalan. Dan setidaknya, inilah empat dampak buruk yang langsung dirasakan sepeninggal Joya karena dibakar massa.

Baca Juga
Perawat Ini Main Hape di Tengah Operasi, Keselamatan Pasien Jadi Nomor Dua
Murka Karena Hutang Tak Kunjung Dibayar, Ijazah Dibakar Sebagai Gantinya

Beberapa nama warga harus berurusan dengan hukum

Sudah dibahas sebelumnya jika dengan alasan apapun, main hakim sendiri bukanlah tindakan yang tepat. Terlebih di Indonesia sudah memiliki penegak hukum yang bertugas. Seandainya korban memang benar-benar mengambil ampli di mushala, tak sepantasnya warga menghadiahi Joya dengan beribu bogem mentah. Bayangkan, hanya karena ampli senilai 250 ribu, Joya sampai diperlakukan seperti tikus got.

Dua orang yang diduga sebagai pembakar Joya [image source]
Terlebih, kebenaran dari tuduhan tersebut tidak bisa dipastikan. Saat ini, setidaknya polisi sudah meringkus dua orang yang diduga pelaku utama mengeroyokan Joya, sementara lima nama lainnya masih dalam pengejaran. Seandainya saat itu masyarakat menggunakan kepala dingin menggiring Joya ke balai desa, mungkin tidak akan ada nama beberapa warga yang harus berurusan dengan polisi dan terancam hukuman lebih dari lima tahun penjara. Jika sudah begini, menyesal juga tak lagi berguna. Nyawa Joya terlanjur melayang, dan sejumlah warga sudah jadi tersangka yang menghilangkan nyawa korban.

Siti Jubaidah yang hamil jadi janda, Alif masih TK sudah yatim

Kenyataan paling pahit dialami oleh Siti Jubaida, istri dari Joya tersebut harus kehilangan suami di usianya yang begitu muda. Terlebih anak sulungnya masih berusia 5 tahun, sementara kondisi Siti sendiri tengah hamil 6 bulan.

istri korban Joya [image source]
Sulit dibayangkan, bagaimana Jubaida bisa menjalani hidupnya tanpa penopang. Dengan kondisinya yang tengah mengandung, tentu Jubaida tak mungkin bisa bekerja mencari nafkah. Sementara sang suami yang selama ini jadi penyokong ekonomi kini telah pergi, dengan cara yang begitu tragis.

Penyesalan warga setempat yang mungkin sulit tidur nyenyak

Menghilangkan nyawa seseorang merupakan dosa berat yang bahkan membuat hidup seseorang tidak akan tenang. Terlebih tindakan tersebut dilakukan dengan sadis. Sebagian netizen menganggap jika warga yang turut terlibat dalam menghakimi Joya tidak akan sanggup tidur nyenyak, tidak mampu makan enak dan pasti akan terbayang-bayang bagaimana kondisi korban selama dihajar massa.

Keadaan Joya yang mengenaskan usai dihajar dan dibakar massa [image source]
Joya tewas dengan membawa misteri pertanyaan, apakah benar ia mencuri ampli musala atau korban fitnah brutal warga kampung. Menurut netizen, nilai ampli musala yang hanya 250 sungguh tak senilai dengan nyawa Joya yang seenaknya dihilangkan.

Murka hingga empati netizen

Kisah tragis Joya tak henti jadi topik pembahasan di sosial media. Bahkan, seorang netizen bernama Eko Kuntadhi menuliskan kisah Joya dalam empat sudut pandang. Cerita yang ia tulis diberi judul “Ketika Joya Dipanggang Sampai Mati”. Dalam tulisan tersebut, Eko mencoba memahami posisi masing-masing pihak, seperti korban Joya, sudut pandang massa yang main hakim sendiri, Afif yang merupakan anak korban, dan juga warga setempat.

Kepedulian netizen untuk keluarga korban [image source]
Melalui tulisan tersebut, banyak hati netizen yang ikut tercabik membayangkan betapa dampak main hakim sendiri tersebut bisa sefatal ini. Tak ayal, dalam waktu singkat tulisan Eko langsung viral dan berkali-kali dibagikan kembali oleh netizen. Tak banyak yang bisa dilakukan netizen sebagai bentuk empati mereka, namun dengan ketulusan mereka membuka donasi yang ditujukan untuk istri mendian Joya.

Itulah dampak nyata yang dihasilkan oleh aksi main hakim sendiri. Meski nasi telah menjadi bubur, namun semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita bahwa tak ada dampak positif yang bisa kita ambil dari aksi main hakim sendiri.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
7 Artis Ini Pantang Makan Nasi Putih, Perubahannya Bikin Kamu Teriak ‘WOW’ Mulai dari Begal Hingga Ojek, Inilah Nasib 5 Pemain Timnas yang Tak Berjaya Lagi Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 6 Tokoh-tokoh Terkenal Tanah Air yang Moksa atau Menghilang Tanpa Bekas Inilah Kabar Pemeran Nyi Pelet, si Cantik yang Dulu Pernah Bikin Kaum Adam Kepincut 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu Inilah 4 Putri Super Cantik Faisal Harris dan Sarita, Korban Kehancuran Keluarga Akibat ‘Pelakor’ Beginilah Perbedaan Kekuatan Militer Indonesia dan Malaysia, Bagai Bumi dan Langit! Inilah 6 Artis Indonesia yang Bikin ‘Superstar’ Luar Negeri Tergila-gila, Ada yang Sampai Baper Loh Cowo Wajib Tau: Ini Nih 7 Tipe Sneakerhead, Kamu Termasuk yang Mana? Inilah 5 Negara yang Cinta Mati dengan Teh Indonesia 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Sering Diejek, Perubahan Drastis 13 Wanita Ini Jadi Bukti Kalau Tak Ada yang Mustahil, No. 5 Jadi Artis Loh Tuhan Maha Adil, Begini Nasib Terkini Pasangan Tangerang yang Diarak karena Dituduh Mesum 8 Anak Artis Ini Nggak Kalah Cantik dari Ibunya, Bikin Para Cowok Rela Antri untuk Mendapatkannya 10 Meme Plesetan Kata Bijak “Berpikir Positif” Malah Buat Hidup Berantakan, Awas Ngakak Inilah Perbandingan Kekayaan Beberapa Pengacara Kondang, Ada yang Bisa Buat Makan 3 Kampung loh Sempat Jadi Tontonan Wajib Anak 90an, Begini Nasib Pemain Shaolin Soccer Sekarang Inilah Tontaipur, Pasukan Spesial Angkatan Darat Indonesia yang Kemampuannya Luar Biasa
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA