Hunting Cinta di Pulau Makalehi, Tempat Unik Indonesia yang Punya Danau Berbentuk Hati

oleh Aini Boom
07:00 AM on Feb 7, 2016

Bulan Februari identik dengan bulannya cinta dan kasih sayang. Karena, di tanggal 14 bertepatan dengan Hari Valentine atau hari kasih sayang sedunia. Kebanyakan orang merayakannya dengan memberikan hadiah berupa coklat pada orang yang terkasih. Namun hadiah coklat saat ini sudah dianggap mainstream. Beberapa orang memilih untuk liburan ke suatu tempat spesial. Nah, ada baiknya anda mencoba berkunjung ke Pulau Makalehi. Lho, kenapa? Ada apa di Pulau ini?

Di pulau ini, kita bisa menjumpai tiga simbol cinta sekaligus. Pertama, melihat simbol cinta yang dilukis oleh alam di Danau Cinta (Heart Lake). Kedua, mengunjungi goa tengkorak untuk lebih mencintai warisan budaya Indonesia. Dan yang ketiga, kita bisa lebih mencintai negeri kita dengan berkunjung ke Monumen Kedaulatan NKRI.

Baca Juga
4 Hal Negatif yang Mungkin Akan Dialami Masyarakat Jika Penggunaan KTP Sebagai Syarat SIM Card Terlaksana
Tukang Bakmi Bak Seleb, Gaya dan Dandanan Jamila “Janda” Dijamin Bikin Publik Melongo

1. Rute Menuju Pulau Makalehi

Pulau Makalehi merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara. Pulau yang masuk kategori terluar Indonesia ini, berbatasan langsung dengan Filipina. Pulau Makalehi, mulai tersiar keindahannya pada tahun 2010. Di mana, kampung di pulau ini meraih juara pertama kampung terbersih se-Indonesia. Tidak menyangka bukan, kampung di pulau terluar dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian nelayan mengalahkan ribuan kampung dan desa lain seluruh Indonesia.

Pulau Makalehi [image source]
Pulau Makalehi [image source]
Untuk mencapai Pulau Makalehi, dari Kota Manado bisa ditempuh dengan kapal cepat menuju Pelabuhan Siau. Kemudian dari Siau menuju Pelabuhan Pehe. Setelahnya, barulah naik kapal menuju Pulau Makalehi. Anda bisa menyewa kapal dari para nelayan sekitar yang hampir setiap hari bisa disewa. Namun jika ingin menaiki kapal penyebrangan, baiknya datang di hari Senin, Rabu, atau Jumat. Karena kapal itu hanya ada di hari-hari tersebut. Tapi anda lebih disarankan untuk menyewa kapal nelayan, alasannya interaksi dengan laut dan air akan lebih dekat. Dan jika beruntung, anda akan melihat langsung ikan Antoni (ikan terbang) yang sedang beterbangan di atas air.

2. Danau Cinta (Heart Lake)

Dinamakan Danau Cinta karena bentuk penampangnya terlihat bagaikan simbol hati. Simbol yang umum diartikan sebagai cinta. Pasti akan menyenangkan jika anda bisa mengajak seseorang spesial untuk menikmati keindahan Danau Cinta di bulan cinta ini.

Untuk dapat melihat danau ini, anda harus berjalan selama sekitar 30 -60 menit menuju bukit. Jalanan yang dilewati sebagian besar merupakan lahan warga dengan tanaman pala, kelapa, dan singkong yang dikelilingi ilalang. Anda harus berhati-hati karena medannya cukup terjal. Usahakan kondisi badan tetap fit dan jangan lupa membawa bekal, terutama minuman. Karena cuaca di daerah ini sangat panas. Nah, setelah perjalanan yang cukup melelahkan dan akhirnya sampai di atas bukit, anda bisa melihat view danau cinta yang berbentuk simbol hati.

Danau Cinta (Heart Lake) [image source]
Danau Cinta (Heart Lake) [image source]
Dari atas bukit akan tergambar jelas simbol hati berwarna kehijauan dengan tepi-tepian yang berwarna senada namun lebih cerah. Sekilas tampak seperti simbol hati yang berbinar. Pemandangan semakin mengagumkan karena danau dikelilingi hijau pepohonan dan perbukitan. Jika diimajinasikan, seakan hijau perbukitan dan pepohonan berkeliling melindungi Danau cinta ini. Nuansa romantis, indah, dan hembusan angin ditingkahi terik matahari menambah pecahnya suasana.

Setelah puas menikmati danau dari atas bukit, anda bisa turun ke danau untuk berenang dan bermain air. Menyeburkan diri dalam air di suasana terik sangat menyegarkan. Ditambah air yang jernih dengan berbagai ikan yang jelas terlihat menambah kepuasan perjalanan. Harga yang sesuai untuk perjalanan yang melelahkan.

3. Monumen Kedaulatan NKRI

Monumen Kedaulatan NKRI [image source]
Monumen Kedaulatan NKRI [image source]
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa Pulau Makalehi merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang berbatasan dengan negara Filipina. Oleh karenanya, tidak heran bila di pulau ini berdiri Monumen Kedaulatan NKRI. Monumen ini dibangun untuk menegaskan bahwa pulau di ujung utara Indonesia ini benar-benar masuk kawasan negara kita. Meski letaknya jauh dan terpencil dari pusat pemerintahan.

4. Goa Tengkorak

Satu lagi destinasi hunting cinta yang tak boleh ketinggalan. Sumber cinta kepada warisan budaya negara Indonesia. Yah, warisan budaya yang patut kita singgahi itu adalah Goa Tengkorak. Lokasinya tidak jauh dari Monumen NKRI, jaraknya bisa ditempuh sekitar 20 menit. Belum ada jalan khusus yang resmi dibuka untuk menuju goa ini. Sehingga, anda akan menempuh perjalanan menyusuri lahan dan perkebunan warga. Dan yang perlu diperhatikan untuk menuju kawasan goa tengkorak, anda harus membawa paling tidak sebungkus rokok.

Suasana di dalam Goa Tengkorak [image source]
Suasana di dalam Goa Tengkorak [image source]
Rokok ini ibaratnya sebagai tiket masuk ke dalam goa. Hal ini terkait dengan kepercayaan dan adat kebiasaan masyarakat setempat. Sebelum para wisatawan bisa melihat-lihat ke dalam goa, terlebih dahulu ada ritual yang dilakukan warga. Pertama-tama, warga yang merangkap guide akan membacakan mantra dalam bahasa daerah. Setelahnya, si guide menyalakan rokok dan diberikan kepada masing-masing kepala tengkorak yang ada.

Sampai saat ini, asal-usul keberadaan tengkorak dalam goa ini masih menjadi misteri dan perdebatan banyak pihak. Anda tidak perlu takut berkunjung ke tempat ini. Asalkan bisa menjaga sikap dan mengikuti aturan yang berlaku, perjalanan akan lancar.

5. Makanan Khas Pulau Makalehi

Setelah menjelajahi destinasi wisata di Pulau Makalehi, ada baiknya anda juga mencicipi makanan khasnya. Makanan khas warga pulau Makalehi ada banyak macamnya. Di antaranya nasi jaha, sagu lempeng, dan tinutu’an. Dari kesemuanya, yang paling mudah ditemui di warung-warung adalah tinutu’an.

Tinutu’an disebut dengan bubur sehat, karena di dalam bubur ini terdapat bahan-bahan yang mengandung vitamin, mineral, dan serat yang sangat menyehatkan. Bahan-bahan pembuatannya terdiri dari berupa-rupa sayuran hijau. Seperti bayam, daun gedi, kangkung, daun kunyit dan daun sereh yang banyak mengandung vitamin A dan C. Selain itu, sumber karbohidrat tersusun dari labu kuning, singkong, ubi jalar, dan beras yang juga kaya akan gizi dan serat. Cocok dimakan untuk mengembalikan stamina tubuh anda pasca perjalanan.

Tinutuan, Bubur Manado [image source]
Tinutuan, Bubur Manado [image source]
Berdasarkan cerita warga setempat, Tinutu’an sudah dibuat saat zaman penjajahan Belanda. Di zaman itu, kondisi ekonomi warga jatuh dalam tingkatan terendah. Karena banyak peperangan di mana-mana, maka rakyat tidak sempat untuk keluar sekedar membeli bahan makanan atau mengambilnya di kebun. Tertekan keadaan itu, maka para ibu hanya memetik segala sayur-mayur dan ubi-ubian yang ada di kebun sekitaran rumahnya.

Tekanan penjajah pun membuat kreasi menciptakan makanan dari bahan darurat seadanya pun hanya sekedarnya. Alhasil, bahan-bahan yang didapat dari hasil kebun itu kemudian asal saja dicampur secara bersamaan dalam satu wadah. Karena masih ada sedikit beras yang tersedia di dapur, dicampurlah pula ke dalam wadah itu. Hasil masakan tersebut di luar dugaan, ternyata rasanya enak dan disukai oleh banyak orang. Dari situ, resep pembuatan Tinutuan tersiar hingga sampai kepada masyarakat luas. Sehingga, jadilah makanan yang kita kenal sebagai Bubur Manado sekarang ini.

Tips Travelling ke Pulau Makalehi

  1. Berkunjunglah dengan cukup banyak orang. Hal ini dimaksudkan agar anda bisa menghemat biaya. Semakin banyak orang, biaya akan lebih bisa ditekan. Tapi jangan terlalu banyak juga, karena nanti akan pusing untuk mengkoordinir.
  2. Mintalah warga asli Pulau Makalehi untuk menjadi guide. Agar anda dan rombongan bisa tahu betul peraturan dan larangan bagi wisatawan. Pun, menghindari tersesat jika mengandalkan petunjuk internet. Dan lagi, di pulau ini jaringan seluler tidak begitu stabil
  3. Anda diharapkan agar menahan diri dari selfi di tempat-tempat yang berpotensi membahayakan diri anda.
  4. Bawalah kantong-kantong plastik untuk tempat membuang sampah makanan atau minuman yang kita bawa. Karena, akan sulit anda temui tempat sampah di sekitar tempat wisata di atas. Karena, kewajiban setiap warga untuk menjaga kelestarian alam sekitarnya.
Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA