Tempat Paling Populer untuk Bunuh Diri

oleh Halimah Halimah
11:25 AM on Jan 7, 2015

Tempat-tempat ini adalah objek wisata atau bangunan penanda yang menjadi kebanggaan dari negaranya masing-masing. Namun, siapa sangka bahwa tempat-tempat yang indah ini menjadi tempat bunuh diri. Tidak hanya satu-dua kasus bunuh diri yang terjadi di sini. Ratusan kasus bunuh diri terjadi setiap tahunnya dan jumlah itu terus meningkat.

Bunuh diri adalah tindakan yang sangat disayangkan dan melukai hati banyak orang. Meski begitu, tingkat bunuh diri di dunia semakin meningkat. Hal ini ditengarai karena masalah hidup dan tingkat stress yang semakin lama semakin menukik tajam. Berikut adalah beberapa tempat bunuh diri yang paling populer.

Baca Juga
Bukan Metropolitan, Justru Inilah 5 Kota Paling Kaya yang Ada Di Indonesia
5 Hal Menjengkelkan Tentang SEA Games di Malaysia Ini Bikin Indonesia Meradang

1. Menara Eiffel, Paris

Gustave Eiffel atau yang kita kenal sebagai menara Eiffel adalah salah satu menara yang paling banyak dikenal dan dikunjungi manusia. Menara ini menjadi kebanggaan dan ciri khas bangsa Prancis. Namun siapa sangka, di balik kecantikan “Iron Lady” ini, tersimpan begitu banyak kasus bunuh diri.

Sebenarnya, jika ditilik dari struktur bangunan, agak sulit untuk melakukan tindakan bunuh diri di menara Eiffel. Struktur bangunannya yang silang menyilang akan membuat seseorang tersangkut di salah satu bingkai besi jika terjun dari ketinggian tertentu. Namun, jumlah orang yang bunuh diri dari menara Eiffel terus meningkat. Pihak dari pengelola menara ini menolak untuk memberi jumlah pasti berapa orang yang melakukan bunuh diri di sini setiap tahunnya.

2. Beachy Head, Inggris

Tebing yang indah ini adalah pemandangan yang luar biasa yang bisa kita dapatkan di sebelah timur dari Sussex. Tebing ini menjulang indah setinggi 162 meter dengan pemandangan laut lepas di bawahnya. Namun, si cantik ini rupanya menyimpan rekor hitam. kurang lebih terdapat 20 kasus bunuh diri terjadi di sini setiap tahunnya.

Penduduk lokal percaya bahwa tidak adanya pagar pembatas menjadikan orang-orang lebih gampang melakukan tindak bunuh diri di sini. Meski patroli polisi sudah rutin dilakukan, namun masih saja ada yang melakukan tindakan nekat tersebut. Penduduk sekitar menyatakan kekhawatirannya tentang tempat indah ini yang menurut mereka “memancing hasrat ingin bunuh diri” dari dalam diri seseorang.

3. Air Terjun Niagara

Terjun ke air yang berderu-deru dengan ombak putih dahsyat di bawahnya memang bukanlah hal yang patut anda lakukan di Niagara. Air terjun cantik ini dapat merenggut nyawa anda dalam hitungan detik. Namun, nyatanya sebanyak 20 hingga 40 orang setiap tahunnya melakukan tindakan bunuh diri di sini. Sungguh sebuah jumlah yang tidak sedikit.

Sejak tahun 1850 hingga tahun 2011 lalu, diperkirakan sejumlah 5.000 mayat telah ditemukan dari air terjun yang deru ombaknya menyerupai gemuruh di langit ini. Sangat sulit untuk menemukan mayat orang yang sudah bunuh diri di sini. Biasaya mayat akan ditemukan beberapa bulan setelah tindakan bunuh diri itu dilakukan.

4. Jembatan Golden Gate, Amerika Serikat

Jembatan ini memang sudah lama dijadkan “monumen” bunuh diri. Orang biasa hingga penulis terkenal pernah melakukan bunuh diri di jembatan yang terletak di San Fransisco ini. Dari ketinggian 75 meter, banyak sekali orang yang memilih untuk mengakhiri hidupnya di sini.

Tempat ini telah dicatat sebagai tempat bunuh diri paling popuer di dunia. Data pada tahun 2005 menunjukkan bahwa sekitar 1.200 kasus bunuh diri telah terjadi di sini. Karena hal ini sudah menyentuh batas yang sangat serius, pemerintah setempat menganggarkan uang sekitar 50 juta dolar AS untuk membuat jaring pembatas di sisi jembatan agar tidak terjadi lagi tindak bunuh diri.

5. Gunung Mihara, Jepang

Kalau anda penggemar film Godzilla, anda akan ingat dengan gunung ini. Di gunug api inilah konon sosok monster Godzilla dipenjara oleh pemerintah. Tempat ini ternyata merupakan salah satu tempat bunuh diri yang cukup terkenal. Gunung api ini memiliki kawah yang terbuka dan menyala, sehingga jika ada yang melompat ke kawah tersebut, akan mati dalam hitungna detik.

Kasus bunuh diri pertama terjadi pada seorang mahasiswa berumur 21 tahun, Kiyoko Matsumono. Kiyoki terjun ke kawah gunug ini dan segera melepuh di kawah yang memiliki temperatur 1.200 derajat celcius. Sejak itu tempat ini sering menjadi tempat bunuh diri. Sepanjang tahun 1933, terdapat 944 kasus bunuh diri yang terjadi di gunung ini. Dan fenomena ini terus terjadi hingga sekarang.

Bunuh diri bukalah solusi dari masalah apapun. Hidup adalah anugerah yang telah Tuhan berikan kepada kita. Sudah sepantasnya kita menghargai hidup dan menghargai diri kita sendiri. Masalah dan problema dalam hidup akan terus muncul, namun bukan berarti itu semua tidak memiliki jalan keluar.

Semoga daftar di atas menjadi peringatan bagi kita bahwa bunuh diri adalah tindakan konyol. Dari beberapa orang yang diselamatkan dari tindakan bunuh diri, mereka mengaku bahwa sekarang hidup mereka sudah jauh lebih baik. Dalam hidup kita tidak boleh kehilangan harapan. Dan seberat apapun masalah kita, ingatlah, harapan itu masih tetap ada (HLH).

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA