Bunuh Diri Mengerikan Live di Siaran TV

oleh Centralismo
18:57 PM on Jan 21, 2015

Hidup adalah karunia Tuhan yang sangat berharga. Karena itulah kita senantiasa dituntu untuk menghargai hidup kita sendiri, orang lain dan ciptaan Tuhan yang lainnya. Menjaga keharmonisan dan kedamaian dalam hidup juga menjadi hal wajib yang harus kita lakukan selama kita masih bernafas.

Namun, orang-orang ini memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka. Di tengah-tengah banyaknya protes soal hukuman mati, orang-orang ini justru memilih untuk “menghukum mati” dirinya sendiri. Apa motif mereka melakukan hal mengerikan tersebut? Dan mengapa mereka melakukannya di depan orang banyak? Berikut kami berikan daftar orang yang memutuskan mengakhiri hidupnya di depan publik.

Baca Juga
Ternyata Beberapa Negara Ini Benderanya Terinspirasi Dari Majapahit Loh, Mana Saja Tuh
Bikin Emosi! Rombongan Pemuda Indonesia Ini Malah Sengaja Membentangkan Bendera Secara Terbalik

1. Christine Chubbuck, Bunuh diri Live di Siaran Televisi

Pada pagi itu, 15 Juli 1974, Christine Chubbuck mengatakan pada rekan kerjanya bahwa dia harus menyampaikan sesuatu sebelum memulai program acara berita pagi yang sudah dia pandu sejak lama. Sebelumnya, dia tidak pernah meminta pengecualian seperti itu di program Suncoast Digest tersebut. Namun rekannya mengizinkan, dan Christine membuka acara sendiri sementara bintang tamu menunggunya di belakang kamera. Ternyata, di bawah meja kerjanya, Christine sudah menyiapkan sebuah pistol di dalam tasnya.

Bunuh Diri Christine Chubbuck
Bunuh Diri Christine Chubbuck

Pagi itu, setelah memberitakan tentang kejadian penembakan di sebuah restoran, Christine tampak lelah, mengambil napas panjang kemudian berkata, “Sesuai dengan peraturan dari Channel 40 yang selalu ingin mengabarkan kejadian berdarah dan keberanian, kini secara live anda akan menyaksikan sebuah kejadian; bunuh diri.”

Setelah mengatakan itu, Christine menempelkan ujung pistol ke kepalanya di bagian kanan. Kemudian dia menembakkan pistol tersebut sampai dia terjatuh menunduk di atas meja. Seketika layar televisi dihitamkan. Awalnya, para kameramen berpikir bahwa Christine sedang bercanda. Namun, setelah melihat tubuh Christine bersimbah darah, barulah dia sadar, itu tadi adalah sebuah tindakan bunuh diri live di stasiun TV Nasional.

2. Malachi Ritscher, Bunuh diri karena Menentang Perang di Iraq

Mark Ritscher atau yang lebih populer dengan nama Malachi Ritshcer adalah seorang musisi, pekerja rekaman musik dan seorang demonstran anti peperangan. Ritscher mendadak menjadi pusat perbincangan setelah aksi bunuh dirinya di keramaian kota Cichago. Saat itu, 3 Nopember 2006 jalan-jalan di Kennedy Expressway sedang sibuk-sibuknya dilalui oleh para pekerja.

Malachi Ritscher, Bunuh diri karena Menentang Perang di Iraq
Malachi Ritscher, Bunuh diri karena Menentang Perang di Iraq

Sebelum bunuh diri, Malachi meninggalkan sebuah surat wasiat di websitenya yang berisi, “jika aku harus membiayai perangmu yang barbar, aku lebih memilih untuk tidak hidup di duniamu.”

Diketahui, Malachi adalah orang yang sangat keras menyampaikan aspirasi menentang kebijakan pemerintah Amerika yang selalu menyerang negara-negara timur tengah. Malachi merasa dirinya membayar pajak yang kemudian digunakan pemerintah untuk membiayai perang dan membunuh orang-orang tidak berdosa. Banyak orang menyatakan simpatinya pada Malachi yang membawa pesan perdamaian hingga akhir hayatnya.

3. Budd Dwyer, Bunuh Diri Live Paling Mengenaskan

Peristiwa bunuh diri Bud Dwyer merupakan salah satu peristiwa bunuh diri yang paling mengerikan yang pernah terekam di stasiun TV. Banyak dari orang yang melihat video bunuh diri Bud Dwyer merasa terhantui selama berhari-hari karena pemandangannya memang sangat mengerikan.

Budd Dwyer, Bunuh Diri Live Paling Mengenaskan
Budd Dwyer, Bunuh Diri Live Paling Mengenaskan

Budd sebelumnya dihukum karena sebuah kasus dalam pemerintahan Amerika Serikat. Dia dijatuhi hukuman 55 tahun penjara dan denda sebesar $300.000. Pada 22 Januari 1987, sehari sebelum sidang penjatuhan hukuman, Budd mengadakan konferensi pers. Banyak media yang datang untuk meliput dan beranggapan Bud akan mengumumkan pengunduran dirinya.

Namun, yang terjadi adalah Budd telah merencanakan untuk bunuh diri di depan publik. Di tengah-tengah konferensi pers, dia berhenti berbicara dan memanggil tiga staffnya. Ketiga staf diberikan masing-masing satu amplop. Amplop pertama berisi surat wasiat untuk istrinya. Amplop kedua berisi surat pernyataan persetujuan untuk donor organ. Amplop ketiga berisi surat kepada Gubernur baru Robert P Casey.

Setelah memberikan surat tersebut, Budd mengeluarkan pistol jenis 375 Magnum. Semua orang yang ada di sana berteriak panik dan berkata, “Budd, jangan lakukan itu!” Namun Budd justru berkata, “tolong tinggalkan ruangan ini jika anda tidak kuat melihatnya.” Seseorang mendekati Budd untuk mencegah, namun Budd berkata, “Menjauhlah, benda ini akan menyakiti seseorang.

Tidak ada yang bisa mencegah Budd. Dia memasukkan mocong pistol ke mulutnya dan menembakkan peluru ke dalamnya. Seketika wajahnya bersimbah darah yang keluar dari hidung. Budd meninggal dalam posisi terduduk.

4. Georgakis

Georgakis adalah seorang mahasiswa dari Yunani yang menuntut ilmu di University of Genoa. Dia juga seorang anggota dari parta Center Union sejak tahun 1968. Pada Juli 1970, dia merilis sebuah wawancara dengan identitas yang disembunyikan. Waawancara tersebut membeberkan rahasia intelejen junta militer yang menghalang-halangi gerakan mahasiswa Yunani di Italia. Namun, akhirnya identitas Georgakis segera diketahui dan dia dicari-cari oleh militer karena tulisannya tersebut.

Bunuh Diri Georgakis
Bunuh Diri Georgakis

Karena takut akan keselamatan keluarganya di Yunani, dia segera memutuskan mengambil tindakan yang bisa membuat orang-orang sadar akan bahaya junta militer di Yunani. Pada pagi buta 19 September 1970 Georkagis membunuh dirinya dengan cara membakar diri di Matteotti Square sebagai protes atas rejim Georgios Padadopoulos.

5. Thic Quang Duc

Pada 11 Juni 1963, Thic Quang Duc, seorang pendeta Buddha duduk di tengah-tengah keramaian kota Saigon. Dia menyirami dirinya dengan bensin dan kemudan membakar dirinya. Dia kemudian hangus dan meninggal dalam hitungan menit. Aksi bunuh dirinya sempat dipotret oleh seorang wartawan yang sedang meliput perang.

Bunuh Diri Thich quang duc
Bunuh Diri Thich quang duc

Semua yang menyaksikan aksi bunuh diri itu mengatakan bahwa Duc tidak sedikitpun mengeluarkan suara ketika dia membakar dirinya. Dia melakukan aksi bunuh diri itu untuk memprotes kebijakan Presiden Ngo in Dim yang melarang agama Buddha.

Tindakan bunuh diri bukanlah tindakan yang terpuji. Namun, orang-orang ini memiliki sesuatu yang ingin dia sampaikan dengan kematiannya. Banyak dari mereka yang membuat perubahan besar setelah kematian mereka. Nama mereka juga dicatat sejarah.

Namun, tidakan bunuh diri tidak akan menyelesaikan masalah. Kita masih harus terus hidup dan berjuang sebaik-baiknya.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA