Black Box CVR Air Asia QZ8501 Telah Ditemukan

oleh Alfry
08:46 AM on Jan 14, 2015

Cockpit Voice Recorder (CVR) atau rekaman percakapan kokpit pesawat Air Asia QZ8501 akhirnya ditemukan. Bagian black box tersebut ditemukan tim penyelam gabungan TNI AL di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

CVR tersebut berukuran sekitar 30×12,5 cm dan berlapis cat berwarna oranye. Komponen tersebut disimpan di dalam box berwarna hitam. Di dalam box tersebut sudah terlebih dulu diisi air untuk menghindari terjadinya korosi.

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

Black Box CVR Air Asia QZ8501 Telah Ditemukan
Black Box CVR Air Asia QZ8501 Telah Ditemukan

Panglima Komando Armada Indonesia Kawasan Barat, Laksamana Muda Widodo sebagai Komandan Satgas SAR TNI menunjukkan Cockpit Voice Recorder (CVR) black box pesawat Air Asia QZ8501 dalam jumpa pers di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (13/1) petang.

“Saya serahkan dengan resmi Cockpit Voice Recorder (CVR) kepada KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). Ini hasil daripada investigasi, pencarian dan penemuan TNI AL,” kata Widodo saat melakukan serah terima di Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh, Selasa (13/1).

Serah terima itu dilakukan secara simbolis oleh Panglima Koarmabar Laksamana Muda TNI Widodo kepada Ketua KNKT Tatang Kurniadi didampingi oleh sejumlah petinggi TNI AL dan puluhan penyelam gabungan SAR pencari pesawat Air Asia QZ8501.

Menurut Widodo, Ketua KNKT Tatang Kurniadi telah memverifikasi data nomor seri dan registrasi CVR tersebut saat masih berada di KRI Banda Aceh. Dan hasilnya, CVR tersebut benar berasal dari pesawat Air Asia QZ8501 yang mengalami kecelakaan di Selat Karimata pada 28 Desember 2014 lalu. “Dan ini sudah dilihat pihak KNKT dan hasilnya bahwa ini benar adanya,” imbuhnya.

Pagi tadi, benda yang diduga rekaman kokpit itu dinaikkan dari perahu karet ke KRI Banda Aceh oleh beberapa penyelam dari TNI AL pukul 08.00 WIB. Berbeda dengan sebelumnya, pengangkatan benda ini dilakukan tanpa sepengetahuan awak media. Benda yang diduga rekaman kokpit ini disimpan dalam sebuah kotak berwarna biru seperti kotak pendingin minuman.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA