7 Alasan yang Bikin Orang Betah ‘Survive’ di Jakarta

oleh Adi Nugroho
14:09 PM on Jun 22, 2015

Bagi sebagian besar orang, Jakarta adalah jalan menuju impian. Jakarta adalah kota yang dianggap mampu memberikan banyak kesempatan hidup yang baik. Hal ini menyebabkan banyak sekali orang berbondong-bondong memasuki Jakarta setiap tahun. Akibatanya, Jakarta menjadi kota dengan kepadatan penduduk yang sangat tinggi.

Baca Juga : Pria Tergemuk Asal Inggris Meninggal di Usia 33 Tahun

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

Setelah masuk Jakarta biasanya kita bakalan susah untuk keluar. Entah itu karena menikmati atau karena memang kesusahan di sana. Padahal tahu sendiri kan Jakarta panas, macet, belum lagi biaya hidupnya yang mahal. meski begitu, banyak perantau yang pernah ‘menaklukkan Jakarta’, akhirnya tetap balik lagi ke Ibukota Negara itu. Berikut ada tujuh alasan kenapa kita akan susah sekali keluar dari Jakarta yang sudah seperti magnet ini. Mari kita simak bersama-sama!

1. Gudangnya Pekerjaan Yang Tidak Banyak Didapat di Desa

Jakarta adalah kota dengan perputaran uang terbanyak di Indonesia. Hampir setiap bisnis ada di sana. Mulai dari skala besar yang punya kantor gedung bertingkat hingga pedagang asongan yang berjualan di terminal. Jakarta adalah sumber dari pundi-pundi uang. Orang tertarik masuk dan tidak mau keluar Jakarta karena hal ini.

Gudang Pekerjaan [image source]
Gudang Pekerjaan [image source]
Namun faktanya tidak semua orang bisa dengan gampang mendapatkan pekerjaan di sana. Terlebih jika tidak memiliki sebuah kemampuan, keberanian dan nyali yang mumpuni. Jika hanya lulusan SMA jangan berharap dapat pekerjaan yang baik. Kecuali mendapatkan koneksi yang baik dan tekad yang kuat. Meski banyak menipu dengan iming-iming pekerjaan, Jakarta tetap susah ditinggalkan. Kesempatan yang entah ada masih saja diharapkan oleh banyak orang.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA