Selain Karimunjawa, di Sini Kamu Juga Bisa Bermain dengan Anak Hiu, Liar Pula

oleh Alfry
03:30 AM on Jul 5, 2015

Takabonerate, nama ini mungkin tidak pernah terdengar lima tahun lalu, namun seiring dengan tersebarnya keindahan alam yang dimiliki, tiga tahun belakangan namanya mencuat menjadi salah satu destinasi wisata paling diburu terutama wisatawan mancanegara. Takabonerate sendiri merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Traveler bisa bermain dengan anak hiu liar di sana. Keren!

Kecamatan Takabonerate sekaligus ditetapkan sebagai Taman Nasional oleh Menteri Kehutanan pada tahun 1992. Menilik dari laman Departemen Kehutanan Republik Indonesia, Taman Nasional Takabonerate memiliki karang atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshal dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa. Sebesar 500 km persegi perairannya dipenuhi dengan terumbu karang yang menakjubkan.

Baca Juga
Menengok Gaji dan Tunjangan Gubernur dan Wagub DKI, Kalau Dijumlah Bisa Beli Kerupuk 3 Kontainer
4 Kejadian Generasi Micin Pingin Ngeksis Tapi Gak Tahu Tempat Ini Bikin Netizen Geram

Wisata Takabonerate [Image Source]
Wisata Takabonerate [Image Source]
Dari sekian banyak pulau yang menjadi cakupan Taman Nasional ini terdapat satu pulau yang mencuri perhatian dunia yakni Pulau Tinabo. Pasalnya dalam beberapa tahun terakhir ini diketahui bahwa pesisir pantai Pulau Tinabo dipenuhi dengan anak hiu liar. Berbeda dengan anak hiu di Karimunjawa yang berada di dalam penangkaran, hiu di Takabonerate ini liar.

Uniknya anak-anak hiu ini tidak takut dengan manusia bahkan mereka akan menyusul hingga perairan dangkal di tepi pantai. Menurut pengelola Taman Nasional, wisatawan yang ingin melihat anak hiu ini tinggal masuk ke dalam air kemudian membuat gerakan di dalam air tersebut. Dengan sendirinya anak ikan hiu tersebut akan datang menghampiri.

Anak hiu liar di Pulau Tinabo, Takabonerate [Image Source]
Anak hiu liar di Pulau Tinabo, Takabonerate [Image Source]
Anak-anak ikan hiu ini akan ada sepanjang tahun di sana tanpa mengenal perubahan cuaca dan tidak terpengaruh dengan musim migrasi. Mereka sangat sensitif dengan gerakan, sehingga setiap ada gerakan di dalam air mereka akan mengira terdapat banyak makanan sehingga datang menghampiri. Hal inilah yang akhirnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke sana.

Sebagai buktinya pada tahun 2014 saja kawasan ini mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan. Berdasarkan data dari Taman Nasional Takabonerate terdapat 2.016 kunjungan di mana sebagian besar berasal dari mancanegara. Ayo traveler Indonesia kita berkunjung ke Takabonerate, malu dong surga indah di negeri sendiri yang mengetahui malah orang asing!

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Artis Cilik Zaman Dulu yang Penampilannya Sekarang Bikin Kita Mangap Gak Percaya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 7 Wanita Tercantik di Jepang ini Bikin Dengkul Lemes Orang-orang yang Dulunya Terkenal Ini Kini Nasibnya Berputar 180 Derajat Pria Menikahi Boneka yang Ceritanya Menuai Kontroversi, Ternyata Kenyataannya Bikin Nyesek Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Bukan So Sweet, 10 Foto Prewedding Ini Malah Punya Konsep Kocak Abis, Pasti Ketawa Liatnya Sempat Jadi Terkenal Secara Instan, Seperti Ini Nasib 4 Artis Dadakan yang Karirnya “Terjun Bebas” Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya 16 Foto Ini Jadi Bukti Kalau Orang Indonesia Kreatifnya Bukan Main
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA