7 Alasan Kenapa Alien Mungkin Bentuknya Tidak Seperti Manusia

oleh Tetalogi
16:09 PM on Dec 17, 2015

Alam semesta ini begitu luas, jadi sebenarnya bukanlah hal yang mengherankan akan adanya makhluk lain yang hidup di suatu planet lain. Beberapa ilmuwan percaya bahwa mereka bisa menemukan tanda-tanda kehidupan tersebut pada tahun 2040.

Kebanyakan orang percaya bahwa alien akan berbentuk tidak jauh seperti manusia. Punya tangan, kaki, jari-jari tangan dan kaki, dan sejenisnya. Tapi, bisa saja alien bentuknya sama sekali tidak mirip dengan manusia karena alasan berikut ini.

Baca Juga
Bukan Metropolitan, Justru Inilah 5 Kota Paling Kaya yang Ada Di Indonesia
5 Hal Menjengkelkan Tentang SEA Games di Malaysia Ini Bikin Indonesia Meradang

1. Gravitasi Planet yang Berbeda

Gravitasi adalah salah satu kunci utama yang mempengaruhi kehidupan setiap organisme. Sebagai contoh, jika gravitasi bumi 2 kali lipat lebih kuat dari yang ada sekarang, maka kemungkinan adanya manusia dengan dua kaki juga akan menurun drastis. Bahkan jika manusia tetap bergerak dengan dua kaki, maka kakinya akan jauh lebih pendek dan memiliki tulang yang lebih besar untuk mengakomodasi kekuatan gravitasi.

Sebaliknya, jika gravitasi di bumi adalah setengah dari yang sebenarnya, maka makhluk darat hanya akan memiliki otot yang lebih sedikit dan tulang yang lebih lemah untuk menyesuaikan dengan gravitasi. Umumnya, setiap makhluk akan jauh lebih tinggi dan lebih besar.

2. Atmosfer Planet yang Berbeda

Sama seperti gravitasi, atmosfer juga faktor kunci yang membentuk karakteristik suatu kehidupan. Contohnya, arthropoda yang hidup pada 300 juta tahun lalu memiliki tubuh yang jauh lebih besar karena tingginya tingkat oksigen jika dibandingkan dengan sekarang (dulu mencapai 35%, sekarang 21%).

Ilustrasi atmosfer yang berbeda [Image Source]
Ilustrasi atmosfer yang berbeda [Image Source]
Makhluk seperti capung raksasa Meganeura yang hidup pada masa itu punya sayap selebar 75cm. Belum lagi dengan kalajengking raksasa Pulmonoscorpius yang memiliki tubuh sepanjang 70cm. Atau kaki seribu Arthropleura yang bisa tumbuh hingga sepanjang 2,5 meter.

Perbandingan oksigen 14% saja memiliki efek yang begitu besar. Belum lagi dengan kemungkinan adanya makhluk yang mampu bertahan hidup tanpa oksigen. Ilmuwan juga telah menemukan adanya organisme bersel banyak yang tidak perlu oksigen di bumi. Jadi kemungkinan adanya makhluk hidup di tempat lain meski dengan atmosfer yang jauh berbeda dari bumi juga lebih besar.

3. Elemen Makhluknya yang Berbeda

Setiap kehidupan di bumi punya 3 unsur biokimia utama yaitu berdasarkan karbon, membutuhkan air, dan DNA-nya mampu menurunkan info gennya pada keturunannya. Tapi kita juga tidak bisa langsung memutuskan bahwa setiap makhluk di alam semesta memiliki komposisi yang sama. Bisa saja makhluk di tempat lain terbentuk dari komponen yang berbeda.

Ilustrasi alien [Image Source]
Ilustrasi alien [Image Source]
Ada kemungkinan juga makhluk hidup terbentuk dari elemen lain dan alternatif paling populer adalah silikon. Ilmuwan termasuk Stephen Hawking dan Carl Sagan telah membicarakan kemungkinan ini. Seandainya benar ada, makhluk hidup dengan dasar silikon akan sangat berbeda dari manusia bumi, karena silikon juga butuh temperatur yang jauh lebih tinggi untuk mencapai tahap reaktif.

4. Mungkin Alien Tidak Butuh Air

Air diperlukan karena bentuknya yang cair di berbagai kondisi temperatur yang berbeda, pelarut yang efektif, mampu berfungsi sebagai mekanisme transportasi dalam tubuh, dan memungkinkan adanya reaksi kimia. Tapi bukan berarti cairan lain tidak bisa menggantikan fungsinya.

Planet tanpa air [Image Source]
Planet tanpa air [Image Source]
Pengganti air paling populer sebagai sumber atau dasar kehidupan adalah ammonia cair. Zat ini memiliki beberapa kualitas yang mirip dengan air. Selain itu, metan cair juga merupakan alternatif yang populer. Beberapa kajian ilmiah menggunakan pesawat luar angkasa, Cassini milik NASA, menyebutkan adanya kemungkinan kehidupan dengan dasar metan di Titan, satelit planet Saturnus.

Karena ammonia dan metan memiliki komposisi yang sangat berbeda dengan air, maka kehidupan yang bergantung atau berdasar dari dua cairan ini juga pasti akan terlihat sangat berbeda dari manusia.

5. Mereka Mungkin Juga Punya Bentuk DNA yang Berbeda

Kunci penting yang ketiga dalam kehidupan makhluk di bumi adalah bagaimana mereka menyimpan informasi genetik dalam DNA. Selama ini kita percaya hanya DNA yang bisa melakukan ini, tapi ternyata tidak juga. Ilmuwan baru-baru ini menciptakan alternatif sintetis DNA yang disebut XNA, xeno nucleid acid.

Ilustrasi DNA [Image Source]
Ilustrasi DNA [Image Source]
Sama seperti DNA, XNA juga bisa menyimpan dan meneruskan informasi genetis kepada keturunannya dan mengalami evolusi. Bisa saja alien punya bentuk DNA yang berbeda atau bahkan mampu memproduksi protein yang berbeda. Perbedaan fundamental seperti ini menghasilkan tingkat molekul yang juga berbeda sehingga bentuk makhluknya juga berbeda.

6. Mereka Berevolusi dengan Habitat yang Berbeda

Lingkungan di permukaan planet bisa sangat bervariasi, sehingga habitat yang muncul juga sangat beragam dengan karakteristik yang sangat spesifik. Variasi seperti ini memungkinkan adanya evolusi makhluk hidup dengan cara yang beragam dan menghasilkan bentuk yang berbeda juga.

Ilustrasi habitat yang berbeda [Image Source]
Ilustrasi habitat yang berbeda [Image Source]
Jika makhluk di bumi saja memiliki perbedaan yang drastis berdasarkan tempat tinggalnya, bayangkan bagaimana dengan alien? Kehidupan alien juga bisa lebih beragam lagi dengan karakter planet tempat tinggal mereka yang berbeda-beda.

7. Mungkin Mereka Hidup Tanpa Matahari

Matahari sangat penting bagi kehidupan di bumi. Tanpanya, tanaman tidak bisa berfontosintesis dan rantai makanan akan runtuh sehingga kehidupan akan musnah hanya dalam waktu beberapa minggu. Belum lagi kemungkinan bumi akan terlapisi es.

Ilustrasi planet tanpa matahari [Image Source]
Ilustrasi planet tanpa matahari [Image Source]
Meski begitu, ada sekitar 200 milyar planet yang tidak mengorbit pada bintang dan hanya mengambang di kegelapan sendirian. Meski begitu, para ahli mengatakan kehidupan masih mungkin ada dalam planet tersebut. Pertanyaannya adalah apa sumber energi mereka?

Sumber energi alternatif bisa berupa panas internal planet itu sendiri. Satu mekanisme yang ditawarkan oleh ilmuwan David Stevenson adalah sebuah planet pengembara dengan atmosfer yang tebal mampu memerangkap panas planet itu sendiri sehingga bisa memiliki lautan yang cair.

Beberapa orang mungkin membayangkan bahwa alien berbentuk mirip manusia. Berjalan dengan dua kaki, memiliki dua tangan dengan bentuk tubuh yang hampir mirip dengan manusia di bumi. Meski begitu, kita sebenarnya juga tidak benar-benar tahu seperti apakah bentuk alien itu. Tapi yang jelas, bentuk fisik mereka akan menyesuaikan dengan tempat tinggal mereka juga.

Jadi menurutmu, apakah alien benar-benar ada?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA