Kalimat Basa-basi yang Indonesia Banget

oleh Tetalogi
15:00 PM on Sep 3, 2015

Orang Indonesia itu terkenal akan keramahannya. Coba saja kamu tanya pada bule-bule yang pernah liburan di Indonesia, mereka pasti bilang bahwa orang Indonesia itu ramah-ramah. Hal ini nggak lain karena orang Indonesia suka mengucapkan kalimat yang berkesan menanyakan kabar atau kebutuhan orang lain. Ya padahal kalau diteliti lagi, sebenarnya itu cuman kalimat basa-basi sih, biar nggak garing karena bingung mau ngomong apa.

Di Indonesia, ada beberapa kalimat basa-basi yang pasti sering banget digunakan. Kadang saking seringnya digunakan, kita tahu kalau seseorang memang sedang berbasa-basi sama kita. Apa saja ya kalimat tersebut?

Baca Juga
Fakta Silat Marunda, Warisan Maut Si Pitung yang Bikin VOC Terkencing-kencing Tak Berdaya
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting

1. Pertanyaan basa-basi yang udah jelas banget jawabannya

Ini nih salah satu kebiasaan basa-basi yang aneh, yaitu pertanyaan yang sebenarnya jawabannya sudah sangat jelas, tapi masih ditanyakan. Contoh, ada anak pakai seragam sekolah lengkap dengan tas dan siap berangkat. Kemudian tetangga bertanya dengan manis, “Mau berangkat sekolah ya?” Nah, seperti ini kan sudah jelas banget?

Sudah jelas sedang belanja masih ditanya [Image Source]
Sudah jelas sedang belanja masih ditanya [Image Source]
Atau contoh lain, ibu-ibu bawa keranjang belanjaan, jalan ke arah rumahnya. Lalu ditanya, “habis belanja ya?” Ya iyalah… Kan sudah jelas keliatan kalau pulang belanja. Tapi sebenarnya niatnya baik kok, yaitu menyapa. Ya kalau di luar negeri ada sapaan ‘good morning’ atau ‘good night’, tapi kalau di Indonesia mau menyapa tetangga dengan tiba-tiba ngomong ‘selamat pagi’ itu juga aneh rasanya.

2. “Lagi ngapain?”

Hati-hati kalau kamu ketemu seseorang yang mengucapkan kalimat ini baik lewat pesan singkat atau ketemu langsung. Karena jawabanmu akan menentukan hasil akhir pertanyaan ini. Biasanya, seseorang yang mau ngajak kamu jalan atau minta tolong akan mengatakan kalimat ini sebelumnya. Tujuannya memastikan agar kamu nggak repot, jadi kamu nggak punya alasan buat nolak. Sungguh kalimat basa-basi yang efektif.

Kalau gebetan yang nanya gini sih, sekalian aja langsung diajak jalan [Image Source]
Kalau gebetan yang nanya gini sih, sekalian aja langsung diajak jalan [Image Source]
Kalimat ‘lagi ngapain’ terkadang juga digunakan saat nggak sengaja ketemu seseorang yang dikenal di suatu tempat. Misalnya, kamu ketemu si A, jadi setelah nyapa, selanjutnya kamu akan bingung mau ngomong apa. Jadi keluarlah kalimat ‘eh, lagi ngapain?’ Padahal si jawabannya seharusnya juga udah jelas. Kalau lagi di mall ya berarti dia lagi belanja atau sekedar refreshing, kalau di kolam renang berarti ya berenang, kalau di restoran berarti ya lagi makan.

3. ‘Datang sama siapa nih?’

Ini pertanyaan yang biasanya muncul di acara pernikahan, reuni, kumpul keluarga, dan sejenisnya. Pertanyaan semacam ini bikin hati nyut-nyutan terutama kalau lagi jomblo atau belum punya pasangan. Pasalnya, pertanyaan seperti ini ujung-ujungnya akan membahas soal pasangan.

Ini pertanyaan yang agak susah menjawabnya [Image Source]
Ini pertanyaan yang agak susah menjawabnya [Image Source]
Nah, basa-basi yang seperti ini nih yang bikin sebel. Memang sih niatnya bercanda, tapi buat orang yang dilempari pertanyaan seperti itu kan bosen juga? Lagi pula, pasti ada banyak alasan kenapa seseorang belum punya pasangan, kan?

4. ‘Anggap aja di rumah sendiri’, ‘mau minum apa?’

Kalimat ini biasa diucapkan kepada tamu yang berkunjung ke rumah. Tapi ya jelas, meskipun si pemilik rumah bilang ‘anggap aja rumah sendiri’, bukan berarti kamu bisa jungkir balik di rumahnya. Intinya adalah agar kamu merasa nyaman dan si pemilik rumah juga jadi terkesan ramah dan sopan.

Meski boleh menganggap rumah sendiri, jangan langsung salto ya! [Image Source]
Meski boleh menganggap rumah sendiri, jangan langsung salto ya! [Image Source]
Kalimat selanjutnya setelah tamu duduk adalah, ‘mau minum apa?’ Ini juga bentuk ramah tamah dari si pemilik rumah. Tapi bukan berarti kamu bisa langsung bebas minta es campur atau soda gembira. Selain repot bikinnya, emang kamu pikir rumah temenmu jualan es? Biasanya, si tamu akan menjawab dengan ‘nggak usah repot-repot’, lalu si pemilik rumah akan tetap membawakan minum pilihannya sendiri. Jadi tanya ‘mau minum apa’ tadi fungsinya buat apa?

5. ‘Udah Kuliah/Kerja?’ Dan ‘Sekolah/Kerja Di Mana?’

Pertanyaan basa-basi seperti ini biasanya juga muncul di acara reuni, kumpul keluarga, atau bahkan di angkot. Bisa jadi pertanyaan ini muncul karena ingin membuat percakapan agar tidak garing dan diam saja. Tapi kadang pertanyaan seperti ini juga bikin geregetan karena terkesan mau tahu aja.

Saat acara kumpul, pertanyaan seperti sudah kerja, kerja dimana akan sering kamu dengar [Image Source]
Saat acara kumpul, pertanyaan seperti sudah kerja, kerja dimana akan sering kamu dengar [Image Source]
Yang paling bikin sebel adalah jika pertanyaan kerja di mana diikuti dengan gimana kerjaannya, berapa lama kerja di sana, gajinya berapa, dan seterusnya. Lama-lama kayak mau sensus penduduk aja.

6. Ngotot banget ngasi penjelasan kalau mau minta tolong

Ada juga kalimat basa-basi yang terkesan ngotot. Terutama saat minta tolong kepada seseorang. Sebagai contoh, motor si A rusak sedangkan ia sedang butuh banget. Akhirnya ia pinjam kepada si B, dan si B langsung mengiyakan permintaannya. Kamu kira urusannya udah kelar sampai di situ? Ohhh, belum.

Padahal sudah dibilang iya, tapi masih saja ribut menjelaskan. [Image Source]
Padahal sudah dibilang iya, tapi masih saja ribut menjelaskan. [Image Source]
Meski si B udah jawab iya, si A biasanya akan menjawab dengan, “Aduh, terima kasih banget ya. Soalnya motorku tiba-tiba ngadat, nggak tahu kenapa. Padahal aku juga harus muter-muter ini nanti, dan pasti repot. Sebentar aja kok aku pinjamnya”. Begini ini salah satu kebiasaan kebanyakan orang. Mungkin karena si A merasa nggak enak telah merepotkan si B, jadi si A ngotot banget menjelaskan situasinya. Padahal si B juga santai saja.

7. ‘Kapan Nikah’, ‘Kapan Punya Anak’,

Salah satu kalimat basa-basi yang sering diucapkan begitu menginjak umur akhir 20an ke atas adalah ‘kapan nikah’ dan ‘kapan punya anak’. Pertanyaan seperti ini mirip-mirip dengan poin 3, sering bikin hati nyut-nyutan kalau ternyata masih jomblo. Kayak yang ditanya juga nggak pengen nikah aja.

Pertanyaan basa-basi standard [Image Source]
Pertanyaan basa-basi standard [Image Source]
Nah, meski sebenarnya kalimat ini juga cuma basa-basi dan menanyakan kabar atau untuk membuat obrolan biar nggak garing. Tapi siapa sangka, pertanyaan basa-basi yang niatnya sebenarnya harmless ini malah bikin orang lain merasa sebal.

8. Ditawarin untuk ambil makan lagi, bilang nggak, tapi karena terus dipaksa, akhirnya ngambil lagi, terus dihabiskan.

Ini lagi salah satu contoh basa-basi yang Indonesia banget. Mengambil hidangan yang sudah disiapkan tanpa dipersilahkan itu terkadang dianggap sebagai hal yang tidak sopan. Padahal sih kalau sudah dihidangkan berarti memang untuk tamu kan? Jadi, sebelum mengambil, kita akan menunggu untuk dipersilahkan terlebih dahulu.

Kalau nggak dipersilahkan nggak bakal habis itu makanannya [Image Source]
Kalau nggak dipersilahkan nggak bakal habis itu makanannya [Image Source]
Lucunya, kita akan menunggu untuk dipersilahkan hingga beberapa kali terlebih dulu. Yah, paling tidak hingga 2 atau 3 kali lah sebelum mengambil makanan yang dihidangkan. Tapi kemudian makanannya dihabiskan, alasannya sih karena si pemilik rumah ngotot memintamu mengambil lagi dan lagi. Ini malu apa laper?

Nah, itu tadi beberapa kalimat basa-basi yang sering banget didengar di Indonesia. Basa-basi seperti apa sih yang sering kamu dengar?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA