Bajak Laut Nggak Cuma di Karibia, Inilah 5 Perompak Yang Paling Terkenal di Pasifik

oleh Tetalogi
10:45 AM on Dec 22, 2015

Biasanya sih kebanyakan orang mengira bahwa bajak laut itu banyak di perairan Karibia. Mungkin juga persepsi ini muncul gara-gara film Pirates of Caribbean. Apalagi di perairan tersebut muncul nama-nama bajak laut terkenal seperti Blackbeard, Anne Bonny, Captain Morgan, dan lain-lain.

Meski begitu, wilayah perairan yang dihuni bajak laut tidak cuma di Karibia. Bahkan di sekitar samudra pasifik dulu juga sering dilintasi oleh para bajak laut. Berikut ini beberapa diantaranya.

Baca Juga
4 Aksi Greget yang Dilakukan Barisan Patah Hati di Pernikahan Mantan, Dijamin Bikin Geleng Kepala
Disebut Perompak oleh Mantan PM Malaysia, Justru Inilah Fakta Suku Bugis Seorang Pelaut Handal

1. Lai Choi San

Lai Choi San bisa dibilang sebagai Robin Hood-nya Laut China Selatan. Bagaimana tidak, bajak laut wanita ini terkenal mencuri dari kapal-kapal orang kaya untuk dibagikan pada orang-orang miskin. Kehebatannya di lautan bahkan juga membuatnya mendapatkan julukan sebagai Ratu Bajak Laut Makau.

Lai Choi San [Image Source]
Lai Choi San [Image Source]
Ia bekerja sama dengan pemerintah untuk bisa melakukan pembajakan tanpa diganggu pemerintah Makau, asalkan Lai Choi San melindungi para nelayan lokal dari kelompok bajak laut lainnya. Meski begitu, ia juga sering melakukan penculikan terhadap pria, wanita maupun anak-anak untuk meminta uang tebusan kepada keluarganya.

2. Limahong

Limahong mendaftar untuk menjadi kru bajak laut Tia-La Ong saat masih remaja. Dengan usaha keras, ia akhirnya berhasil mendapatkan posisi dan kemudian ditunjuk sebagai kapten ketika Tia-La Ong meninggal. Seperti generasi bajak laut sebelumnya, Limahong juga terlibat perseteruan dengan kaisar China.

Lukisan penyerangan Limahong [Image Source]
Lukisan penyerangan Limahong [Image Source]
Limahong terus saja menyerang desa-desa di tepi laut China sehingga kaisar mengumumkan hadiah atas kepala Limahong. Setelah beberapa lama menyebarkan teror, gabungan pasukan Spanyol dan China akhirnya berhasil menjebaknya, namun ia berhasil kabur. Ia terakhir kali terlihat di Guangdong sebelum akhirnya menghilang tanpa jejak dan tidak pernah ada yang tahu nasibnya.

3. Eli Boggs

Eli Boggs adalah seorang bajak laut Amerika yang beroperasi di laut China sekitar tahun 1850an. Ia bermarkas di dekat Hongkong dan sering menyerang kapal besar pembawa opium. Ia terkenal akan perilakunya yang kejam terhadap tawanan.

Perahu bajak laut [Image Source]
Perahu bajak laut [Image Source]
Salah satu catatan kriminalnya yang paling terkenal adalah ia memerintahkan untuk memotong-motong tubuh seorang pedagang China yang tertangkap hingga menjadi potongan-potongan kecil. Selanjutnya, memasukkannya ke dalam ember-ember kecil dan mengirimkannya ke daratan sebagai peringatan untuk tidak ikut campur dengan aktivitas kriminalnya.

4. Ching Shih

Ching Shih adalah seorang perompak terkenal pada masa dinasti Qing yang meneror laut China Selatan. Wanita ini menjadi komandan dari 300 perahu dengan awak kapal sejumlah 20 hingga 40 ribu. Bahkan ada juga yang menyebutkan bahwa Cheng punya 1.800 armada kapal dengan 80 ribu awak kapal.

Ching Shih [Image Source]
Ching Shih [Image Source]
Pada masanya, ia bahkan menantang kerajaan besar seperti Inggris, Portugis, termasuk dinasti Qing. Karena belum pernah terkalahkan, ia akhirnya menjadi salah satu bajak laut terkuat di Asia, dan bahkan mungkin juga salah satu yang terkuat dalam sejarah.

5. Shap Ng-tsai

Shap Ng-tsai adalah seorang bajak laut China yang aktif di Laut China Selatan sekitar tahu 1845-1859. Ia adalah salah satu dari dua perompak Laut China Selatan yang terkenal. Ia memimpin 70 armada laut dengan markas di Tien-pai (Tienpak), 180 mil di Barat Hongkong.

Shap Ng-tsai [Image Source]
Shap Ng-tsai [Image Source]
Desa-desa di tepi laut dan para pedagang memberikan uang perlindungan kepada Shap Ng-tsai agar tidak diserang. Kapal perang China yang berusaha menangkap gerombolan ini malah berhasil dikalahkan dan para pasukannya ditahan sebagai jaminan uang tebusan.

Meski yang paling sering dan banyak diceritakan adalah perompak Karibia, bukan berarti di bagian lain bumi lautan adalah tempat yang aman. Selain harus berhadapan dengan ombak, ternyata bajak laut juga masih mengancam bahkan hingga di Pasifik. Bisa dibayangkan betapa beresikonya perjalanan laut pada masa itu.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA