Bahaya Tetangga Berisik, Wanita Ini Sampai Stres dan Masuk Rumah Sakit

oleh Ayu
10:56 AM on Jul 10, 2015

Stres gara-gara tetangga mungkin dialami hampir setiap orang. Entah karena tingkahnya yang nyebelin atau kebiasaan nggosip yang parah banget.

Kehidupan bertetangga memag penuh lika-liku. Ada saja masalah yang bisa dialami karena adanya tetangga rese’ seperti ini. Karena itu, kalau punya tetangga yang baik rasanya bersyukur banget. Lain halnya dengan perempuan yang satu ini.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

Seorang wanita Singapura yang sudah cukup berumur, mengalami kolaps dan harus dilarikan ke rumah sakit karena tetangganya berisik dan tingkahnya nggak karuan selama 3 tahun terakhir.

Randy, putra dari perempuan yang tinggal di Block 414, Bukit Batok West Avenue 4, Singapura ini menceritakan bagaimana annoyingnya tetangga sebelah rumah mereka. Kejadian pertama adalah saat tetangganya melakukan sesi karaoke pribadi di rumah. Suaranya terlalu keras dan sangat mengganggu. Keluarga Randy pun menyarankan agar volumenya dikecilkan.

“Tapi mereka cuma memberi alasan. Ayah mereka bilang kalau volumenya dikecilkan, anaknya tidak punya ‘feel’ untuk menyanyi,” kata Randy. Ia juga sempat menyarankan keluarga tersebut agar menutup pintu rumahnya, tapi lagi-lagi mereka berkilah kalau rumahnya akan terasa panas banget.

Ibu Randy dilarikan ke rumah sakit karena susah bernafas [Image Source]
Ibu Randy dilarikan ke rumah sakit karena susah bernafas [Image Source]
 Setelah sempat berdebat, akhirnya kebiasaan karaoke yang annoying ini berakhir. Namun, bencana kedua datang. Beberapa anak laki-laki mereka datang ke rumah Randy, diam-diam membuang sampah ke taman atau bahkan menebar ulat-ulat yang merusak. Iseng banget deh.

Permasalahan yang mengganggu banget ini membuat keluarga Randy sampai minta mediasi dengan lembaga sosial. Hal ini dilakukan Agustus tahun lalu. Mereka sepakat untuk menjaga sikap dan akan menjaga tingkah anak-anaknya. Namun hanya 2 hari berselang dan kejadian buruk terulang kembali.

“Anak-anaknya sering berteriak sambil membanting pintu 5-6 kali dalam sejam,” cerita Randy. Bahkan kadang mereka gulat di dekat rumah, memukul-mukul dinding dan banyak tingkah berisik lainnya. Hal ini jadi sangat mengganggu karena ibu Randy adalah pengidap strok yang harus menjalani pengobatan di rumah. Dengan kondisi demikian, ibunya akan sulit sembuh.

Pada hari Minggu yang lalu, ibu Randy akhirnya masuk rumah sakit. Dokter sempat mengira kalau wanita itu terkena stroke lagi. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, ternyata perempuan ini mengalami susah bernafas cukup berat yang diakibatkan oleh STRESS.

Randy juga kaget karena baru tahu bahwa ibunya sering tidak bisa tidur karena tingkah sang tetangga. Hal ini membuat Randy akhirnya memutuskan untuk curhat lewat media sosial, bahkan mengadu ke walikota. Ia mengaku sudah frustasi menghadapi tetangga secara personal dan kesabarannya sudah habis.

Hal sepele bisa sangat mengganggu dan membahayakan nyawa seseorang. Mungkin kita sering menghadapi tetangga yang nggak peka, seenaknya sendiri, atau bahkan mulutnya lebih update dari koran mingguan. Percaya nggak percaya, memang ada banyak kasus tetangga super mengganggu semacam ini di dunia. Yah, semoga kita terhindar dari tetangga semacam ini dan juga tidak menjadi tetangga yang mengganggu seperti kisah tersebut.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA