Miris! Inilah Cara Amerika Membantu Para Teroris yang Menghancurkan Dunia

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Aug 8, 2016

Terorisme sudah menjadi momok menakutkan yang membuat banyak negara dunia kelabakan. Serangan-serangan dadakan, ancaman, hingga penghancuran situs-situs budaya dilakukan oleh teroris dengan alasan yang tidak masuk akal. Bahkan, mereka cenderung hanya mencari kepuasan akan sebuah kekuasaan.

Saat semua negara perlahan-lahan melakukan penumpasan terhadap terorisme. Amerika yang notabene negara berkuasa justru diduga membantu para teroris untuk melakukan aksi kejinya. Berikut beberapa bukti yang kemungkinan bisa menjawab dugaan mengerikan itu.

Baca Juga
Ternyata Beberapa Negara Ini Benderanya Terinspirasi Dari Majapahit Loh, Mana Saja Tuh
Bikin Emosi! Rombongan Pemuda Indonesia Ini Malah Sengaja Membentangkan Bendera Secara Terbalik

Amerika Membentuk ISIS

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Amerika konon membentuk ISIS yang saat ini menjadi kelompok teroris paling mengerikan di dunia. Negara adikuasa itu digadang-gadang memberikan pelatihan kepada kelompok mengerikan itu hingga membuat mereka jadi semakin beringas dan kehilangan rasa-rasa kemanusiaannya.

ISIS [image source]
ISIS [image source]
Pada tahun 2014 silam, pesawat dari Amerika diduga mengirimkan bantuan amunisi dan senjata di Kobani, Suriah. Hal ini dilakukan untuk membantu ISIS yang saat ini sudah menganggap Suriah sebagai rumah yang bisa diinjak-injak seenak jidatnya. Isu ini terus berkembang dengan sangat pesat dan sampai sekarang Amerika masih menyangkalnya.

Melatih Kelompok Radikal

Disadari atau pun tidak, munculnya teroris besar seperti kelompok Al-Qaeda adalah kesalahan besar yang dilakukan oleh Amerika. Pada tahun 1985-1992, Amerika pernah melatih setidaknya 12.500 gerilyawan Irak yang akan melakukan serangan habis-habisan kepada Rusia yang sudah sejak awal 1980-an melakukan invasi.

Al-Qaeda [image source]
Al-Qaeda [image source]
Setelah pelatihan berakhir, kamp yang dibuat Amerika ini dikuasai oleh ekstremis yang salah satunya adalah Osama bin Laden yang akhirnya membentuk Al-Qaeda. Saat Amerika mengalami serangan di tahun 2001 silam, mereka justru melakukan balas dendam mengerikan yang bahkan sampai membunuh banyak sekali rakyat sipil. Padahal Al-Qaeda bisa ada juga karena mereka.

Memodali Teroris dengan Uang yang Banyak

Setelah pimpinan dari Al-Qaeda, Osama bin Laden dihancurkan habis-habisan oleh Amerika, kelompok teroris ini mulai kehilangan arah. Mereka mulai kesulitan mendapatkan sumber dana hingga akhirnya melakukan banyak sekali penculikan. Mereka menangkap orang penting dari keluarga kaya agar mereka mendapatkan uang tebusan yang sangat banyak.

Kamp Al-Qaeda [image source]
Kamp Al-Qaeda [image source]
Selain mendapatkan uang tebusan dari negara-negara Timur Tengah. Al-Qaeda ternyata mendapatkan sumbangan dana dari CIA. Setiap bulan anggota CIA selalu memberikan uang kepada pemerintah Afganistan sebagai bagian dari taktik politik. Uang itu tidak hanya digunakan untuk negara tapi juga transfer ke Al-Qaeda hingga mereka bisa bertahan.

Memberikan Dukungan Penuh Pada Pemberontak Suriah

Tidak bisa mungkiri lagi kalau Amerika juga ikut andil dalam kekacauan besar yang terjadi di Suriah. Melalui CIA, Amerika memberikan sokongan penuh berupa dana dan senjata kepada kelompok rebel atau teroris yang memberontak. Mereka bahkan diam-diam memberikan backing kuat hingga kelompok itu semakin berkembang dan menyusahkan pihak pemerintahan.

pemberontak suriah [image source]
pemberontak suriah [image source]
Alasan Amerika memberikan sokongan dana kepada kelompok-kelompok radikal adalah agar mereka bisa menjadi senjata mematikan tanpa membuat Amerika ikut terlibat. Gampangnya, Amerika membuat sebuah perang proksi di sini hingga mereka hanya terlihat sebagai negara pengamat bukan sebagai negara yang terlibat langsung dengan perang seperti yang terjadi di Irak dan juga Afganistan.

Membuat Situasi Libya Tidak Kondusif

Tidak bisa disangkal lagi bahwa situasi Libya yang memburuk dalam beberapa tahun terakhir terjadi akibat campur tangan Amerika. Akibat hal ini, Muammar Gadhafi yang merupakan presiden sekaligus diktator di Libya dibunuh dengan cara yang mengerikan. Pembunuhan ini dilakukan dengan dalih untuk memberikan kebebasan kepada penduduk Libya yang telah dikungkung selama puluhan tahun oleh presidennya.

Muammar Gadhafi [image source]
Muammar Gadhafi [image source]
Pasca kematian Gadhafi yang sesungguhnya mampu menekan terorisme ini membuat kelompok ekstremis berkembang dengan pesat. ISIS di Libya akhirnya bangkit dengan kuat dan membuat kestabilan negara semakin hancur dengan Amerika menjadi biang keladinya.

Inilah beberapa cara yang dilakukan oleh Amerika dalam membantu teroris yang terobsesi menghancurkan dunia. Apa komentar Sobat Boombastis dengan keadaan ini?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA