3 Alasan Wajar Kenapa Warung Nggak Perlu Tutup Saat Ramadan

oleh Sastranagari
10:46 AM on Jun 10, 2016

Ramadan tiba! Buat kamu yang muslim pasti seneng banget dong masih diberi lagi kesempatan untuk berpuasa di bulan yang istimewa ini. Kamu pasti menjalankan ibadah puasa dengan bersungguh-sungguh dong, iya nggak?

Kalau sudah niat, tentunya kamu nggak bakalan tergoda sama apapun juga. Kamu menjalani ibadah puasa dengan sepenuh hati dan nggak memedulikan godaan yang lewat di kanan kiri. Termasuk juga warung yang tetep buka di Bulan Ramadan. Untungnya nih, kebanyakan warung di Indonesia justru tutup di bulan puasa. Padahal sebenernya itu nggak perlu banget. Kalau menurut Boombastis, ini nih beberapa alasannya.

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

1. Ada Orang yang Menggantungkan Hidup Dari Penghasilan Warung

Warung rame, kantong tebel [image source]
Warung rame, kantong tebel [image source]
Membuka warung adalah salah satu bentuk mencari nafkah. Nah, bisa dibayangin kan kalau pas bulan Ramadan warung harus tutup selama sebulan penuh? Kelimpungan deh orang yang menggantungkan hidupnya dari penghasilan warung. Mereka bakalan putar otak lagi gimana caranya menyambung hidup selama bulan Ramadan. Padahal dari beberapa orang ini, ada juga yang menggantungkan pendapatan dari warung untuk bersuka cita di lebaran nanti.

2. Sarana Menguji, Apakah Kamu Muslim Tangguh?

Berdoa [image source]
Berdoa [image source]
Dengan tetap dibukanya warung di bulan Ramadan, justru memberi kesempatan besar buat kamu untuk mempertebal iman. Inti dari puasa sendiri kan menahan diri dari godaan, baik itu godaan lapar, haus, bergosip , dan yang berubungan dengan nafsu seksual. Nah karena itu kamu yang emang sudah niat menjalankan puasa dengan sepenuh hati, pasti nggak bakalan kegoda sama warung yang tetep buka pas bulan puasa dong?

3. Ada 6 Agama yang Diakui di Indonesia, Karena itu Nggak Semua Orang Berpuasa

Tempat beribadah umat beragama di Indonesia [image source]
Tempat beribadah umat beragama di Indonesia [image source]
Masyarakat Indonesia memang mayoritas muslim, tapi nggak berarti semuanya ikut-ikutan puasa kan? Ada masyarakat non muslim yang nggak puasa. Kalau semua warung ditutup saat bulan Ramadan, sama aja kita nggak menghormati mereka. Selain itu, nggak semua umat muslim ikut puasa. Ada beberapa yang mungkin meninggalkan puasa karena sakit atau musafir. Karena itulah, mendingan warung tetap buka selama Ramadan.

Toleransi merupakan tema yang sensitif untuk dibahas, apalagi saat bulan Ramadan. Salah satu yang sering menjadi perdebatan adalah soal warung ini. Tetap buka sebenernya nggak jadi masalah, asalkan tetap menghormati mereka yang manjalankan ibadah puasa. Salah satu caranya adalah dengan memberi penutup. Setuju nggak?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA