Aktivis Anti Korupsi Menjadi Korban Penembakan OTD

oleh venny
11:34 AM on Jan 22, 2015

Seorang aktivis anti korupsi di Bangkalan, Madura menjadi korban tembak oleh orang tak dikenal. Mathur Husyairi (47) ditembak di depan rumahnya Jalan Teuku Umar, Kota Bangkalan, Selasa (20/1/2015) dini hari oleh 2 orang tak dikenal. Kejadian ini mengundang keprihatinan dari KPK dan Komnas HAM.

Penembakan yang menimpa Mathur ini  blm diketahui siapa pelakunya maupun apa motifnya, namun kejadian ini diduga ada  hubungannya dengan kasus korupsi yang pernah di laporkannya ke KPK.

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

Mathur Husyairi, aktivis anti korupsi Bangkalan yang ditembak di depan rumahnya
Mathur Husyairi, aktivis anti korupsi Bangkalan yang ditembak di depan rumahnya

Komnas HAM menanggapi kasus ini dengan penuh keprihatinan serta berupaya membantu mencari informasi mengenai penembakan yang mengakibatkan mathur mengalami luka tembak di pinggang dan menjalani operasi di RSUD dr. Soetomo Surabaya.

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menilai kasus ini dapat menjadi teror yang membuat orang takut menyingkap kasus-kasus korupsi yang terjadi.

“(1) Ada upaya menghilangkan hak hidup orang lain, (2) Ada pesan kuat syiar ketakutan dan rasa aman terhadap warga negara khususnya terhadap aktivis prodemokrasi, (3) Komnas HAM memandang Tipikor adalah berimplikasi terhadap pelanggaran HAM,” jelas Maneger.

“Ini bukan kriminal biasa karena tidak ada barang yang dicuri misalnya, ini adalah peristiwa kemanusiaan. Dengan demikian penembakan Mathur juga ancaman terhadap pegiat HAM. Untuk itu Polri harus mengusut dan menuntaskan kasus ini dengan profesional dan mandiri,” tutup Maneger.

Hingga saat ini polisi masih berupaya mengusut kasus yang menimpa Mathur, Direktur LSM CIDe dan Sekjen Madura Corruption Watch.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA