5 Aksi Kejahatan Membahayakan Yang Sering Terjadi di Indonesia

oleh Ayu
08:47 AM on Mar 10, 2015

Kasus kejahatan dan kriminalitas kerap terjadi di masyarakat kita yang begitu majemuk ini. Selain perbedaan latar belakang ekonomi dan pekerjaan, perpindahan dan perkembangan ekonomi penduduk yang tidak merata menyebabkan timbulnya kesenjangan sosial dan kriminalitas.

Selain itu, masih ada banyak faktor lagi yang mendasari terjadinya banyak kasus kejahatan. Yang paling utama adalah karena adanya KESEMPATAN. Oleh karena itu, kita selalu diingatkan untuk tetap waspada dan tidak lengah.

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

Di Indonesia, ada banyak kasus kejahatan yang modusnya cukup mengerikan dan tidak diduga. Yang paling tren belakangan ini  adalah pembegalan. Berikut ini akan kita ulas beberapa tindak kriminal yang perlu diwaspadai, karena bisa menghampiri siapapun, termasuk kita sendiri.

1. Penculikan

Modus penculikan masa kini menargetkan sasaran yang makin luas. Metodenya pun beragam. Bila sasarannya anak-anak, ada yang menggunakan teknik memancing anak itu lebih dulu dengan mainan atau makanan enak. Ada juga yang pura-pura menjemput anak-anak tersebut di sekolah. Oleh karena itu, orang tua sebaiknya memiliki trik tersendiri untuk mencegah anak-anaknya dibawa oleh orang asing. Salah satu kasus penculikan yang pernah melanda anak artis adalah pasangan Nazar dan Musdalifah.

Penculikan via sofemininecouk
Penculikan via sofemininecouk

Ada pun kasus yang sama bisa menimpa remaja dan orang dewasa. Biasanya menggunakan teknik yang lebih ekstrim. Misalnya saat kita sedang di pinggir jalan, kemudian ada mobil yang mendekat dan tiba-tiba orang di dalamnya membuka pintu sambil membawa korban masuk dengan paksa. Biasanya penculikan seperti ini karena ingin meminta tebusan. Namun lebih mengerikan lagi kalau berujung pembunuhan.

2. Dijebak Kurir Narkoba

Ini adalah kasus yang cukup mencekam. Bayangkan, Anda tidak punya hubungan atau riwayat apapun dengan narkoba, namun tertangkap tangan memiliki narkoba yang bukan milik Anda. Ada baiknya tidak mudah percaya dengan ajakan atau permintaan tolong orang lain.

Jebakan Narkoba via palmertulsaorg
Jebakan Narkoba via palmertulsaorg

Salah satu modus yang bisa dijadikan contoh adalah diminta mengantar tas atau helm kepada seseorang. Tanpa korban sadari, helm atau tas yang mereka antar terdapat narkoba di dalamnya. Akhirnya, korbanlah yang menjadi tersangka dan hal ini sangat merugikan karena kerap kali korban tak bisa mengelak dari tuduhan. Dan sayangnya, seringkali oknumlah yang banyak diuntungkan dari kejadian ini.

3. Pembegalan

Kasus pembegalan belakangan ini menjadi salah satu momok yang membuat banyak orang was-was pulang sendirian di malam hari, terutama di ibukota. Pasalnya, pelaku pembegalan tak segan melukai korban dan dalam kondisi berkendaraan roda dua. Sungguh miris juga karena beberapa kali ketahuan bahwa pelakunya adalah generasi muda bangsa ini.

Pembegalan ktlacom
Pembegalan ktlacom

Saat ini, untuk mengatasi makin meluasnya kasus pembegalan itu sendiri, sudah ada sekelompok pemuda merintis ‘Pulang Konvoi’. Gerakan pulang bersama ini membuat kita bisa dibarengi beberapa orang saat pulang dengan lebih aman, untuk mencegah pembegalan yang belakangan ini marak terjadi. Really good news buat Anda yang takut pulang sendirian pada malam hari di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

4. Hipnotis

Hati-hati juga dengan hipnotis atau ada juga orang jawa yang bilang ‘digendam’. Hipnotis bisa terjadi lewat gaya persuasif via telepon, hingga lewat tepukan tangan di tubuh kita. Tanpa kita sadari, pelaku akan menguasai pikiran dan membuat korban melakukan apapun yang mereka inginkan. Umumnya adalah membuat korban menyerahkan harta bendanya.

Hipnotis via Practicalmanagerscom
Hipnotis via Practicalmanagerscom

Seringkali, hipnotis terjadi di kendaraan umum, halte atau tempat di mana kita sendirian, menunggu hingga bosan. Oleh karena itu, umumnya kita disarankan untuk tidak lost focus atau melamun. Karena dalam kondisi itu, sangat mudah bagi pelaku untuk melakukan aksinya.

5. Penipuan Dengan Berbagai Cara

Penipuan begitu sering terjadi di Indonesia, baik dalam skala kecil hingga besar. Ada yang menyamar sebagai tukang servis dan mengelabui kalangan rumah tangga, ada juga yang melakukan penipuan via undian berhadiah melalui SMS atau telepon.

Penipuan via Psychologies
Penipuan via Psychologies

Karena cara yang sangat beragam, kita diminta untuk waspada dengan orang asing, telepon yang janggal (biasanya pemberitahuan menang undian atau kabar buruk), serta berita kecelakaan anggota keluarga yang mudah membuat kita panik. Sikap yang tenang dan fokus diperlukan untuk menghadapi situasi ini, sehingga kita tak terjebak pada penipuan yang malah merugikan diri kita sendiri.

Ada banyak lagi jenis kejahatan masa kini yang membuat kita tidak habis pikir dan was-was. Semoga beberapa pemaparan di atas bisa membuat kita lebih aware dengan modus penipuan jaman sekarang yang makin canggih saja. Ingat, kejahatan bisa terjadi karena ada kesempatan. Jadi, waspadalah.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
error put content