4 Aksi Fenomenal Ahok dalam Debat Pilgub yang Sukses Bikin Saingan Panas

oleh Faradina
15:00 PM on Feb 11, 2017

Akan ada sekitar 100 daerah Indonesia yang melaksanakan Pilkada beberapa hari mendatang. Namun faktanya, yang paling menyita perhatian hanyalah pemilihan yang ada di Jakarta. Masuk akal sih mengingat Jakarta adalah ibukota negara. Berbicara mengenai proses jelang Pilkada memang tak dapat dihindarkan dari rangkaian debat paslonnya yang mencuri perhatian seluruh Indonesia untuk setia di depan layar kaca.

Ada saja hal seru yang terjadi pada setiap debat calon gubernur DKI. Entah kehebohan dikarenakan moderatornya, pengisi acaranya, pendukungnya, sampai tingkah para calon. Dalam acara tersebut selama ini sepertinya pasangan nomer 2 yang kerap mendapat sorotan ya. Dan di bawah ini ada 4 aksi fenomenal Ahok yang mampu membuat semua penonton semakin kagum.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

Dengan spontan melerai paslon 1 dan 3

Dalam acara yang dipandu oleh Tina Talisa dan Eko Prasojo tersebut ada satu aksi cagub nomer 2 yang membuat kita semua heran. Saat Silvy dipersilakan memberi pertanyaan pada paslon 3, tampak calon wakil gubernur nomor 1 itu kehabisan waktu untuk menjelaskan pertanyaannya. Hal tersebut membuat Anies mengonfirmasi dengan berkata “lalu pertanyaannya apa?”.

https://www.youtube.com/watch?v=VGvvmasKt6Y

Hal tersebut membuat Silvy mendekati Anies dengan sedikit berdebat bahwa pertanyaannya telah disampaikan di awal. Hal tersebut tak hanya membuat Tina Talisa turun tangan melerai, tetapi sosok Ahok pun tiba-tiba melambai-lambaikan tangan. Ia bermaksud melerai kemudian maju sambil merentangkan tangan ala wasit tanda menjauhkan kedua orang tersebut. Ahok kemudian seperti menari ketika kembali ke kursinya dan menyunggingkan senyum yang lebar.

Menyebut paslon lain sebagai om dan tante

Di setiap akhir debat, semua pasangan calon pasti diminta menyampaikan closing statement atau pernyataan penutup yang sepertinya bisa dimanfaatkan untuk menggaet hati rakyat agar memilih mereka. Pada debat ketiga lalu paslon nomer 1 dan 3 tampak menyerahkan semua hasilnya pada Tuhan dan akan bekerja dengan sungguh-sungguh bila Allah memberi kesempatan mereka menang.

Lain dengan paslon nomer 2 yang menunjukkan gambar pencapaiannya memodifikasi kawasan prostitusi, Kalijodo, menjadi taman tempat bertaraf internasional. Ahok juga menyebut kedua pasangan lain layaknya om dan tante yang memberi iming-iming pada anak-anak (warga Jakarta) supaya dapat memenangkan hatinya. Ahok juga menyatakan bahwa orang tua (pemerintahan Jakarta sebelumnya) sudah dengan sekuat tenaga mendidik anaknya dan tolong jangan dirusak hanya karena ingin jabatan.

Ibu-ibu rela antri untuk berfoto dengan Ahok

Hal lain yang nampaknya membuat penonton geleng-geleng kepala adalah saat Ahok bercerita betapa banyaknya ibu-ibu di luar sana yang rela antri bahkan rela membayar hanya untuk berfoto dengan paslon nomer 2 itu. Pernyataan kocak tersebut disampaikan utuk menjawab pertanyaan Silvy tentang, bagaimana bisa seeorang yang pernah melakukan kekerasan verbal terhadap perempuan di Jakarta justru menjadi gubernur.

https://www.youtube.com/watch?v=VBRIcS5AkL4

Ahok langsung menjawab pertanyaan tersebut dengan sebuah statement yang intinya paslon nomer 1 termakan berita kecil yang selama ini dibesar-besarkan. Lelaki berkacamata itu juga menyatakan bahwa bila dia senang melakukan kekerasan terhadap waita tentu saja istrinya akan jadi perempuan pertama yang pergi meninggalkannya, dan tidak mungkin dia dijadikan sasaran foto bersama oleh ibu-ibu di sana.

“Ibu kemana aja?”

Saat topik bahasan beralih pada perihal penyandang disabilitas, Silvy sempat mempertanyakan tentang ada tidaknya PNS dengan kondisi demikian yang bekerja di lingkup balai kota Jakarta. Beliau menambahkan bahwa meskipun orang-orang tersebut memiliki kekurangan, namun mereka masih bisa bekerja di bidang administasi, dan sejenisnya.

debat pilkada [image source]
Menanggapi pertanyaan tersebut, kembali Ahok tersenyum lebar berkata bahwa ‘Astaga, Ibu Silvy kemana aja?’, hal tersebut dilontarkan karena faktanya ada 1% CPNS penyandang disabilitas yang bekerja di DKI yang akan ditingkatkan menjadi 2% melalui undang-undang terbaru. PNS tersebut bahkan juga pernah mendapat bantuan mesin kursi roda untuk menunjang pekerjaannya.

Dari banyaknya tingkah fenomenal Ahok, empat yang telah ditulis di atas sepertinya menjadi buah bibir di masyarakat. Bahkan sempat-sempatnya ada meme-meme terkait hal tersebut dibuat saking kreatifnya masyarakat kita. Tapi terlepas dari bagaimana tingkah pola para calon gubernur tersebut semoga semua polemik pilkada cepat mereda dan Jakarta serta daerah lain di Indonesia bisa dipimpin oleh orang yang tepat.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA