10 Adab Bertamu Bagi Muslim yang Kini Sering Terlupakan

oleh Sofia Fitriani
09:04 AM on Jan 4, 2016

Sebagai manusia, sudah menjadi fitrah atau bawaan lahir, bahwa kita adalah makhluk yang tak bisa dipisahkan dari berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain. Dalam berhubungan sosial, kita sering melakukan diskusi, saling bertukar pendapat, berbagi cerita, dan berbagai pembicaraan atau komunikasi lainnya.

Baca Juga : 6 Remaja Paling Berpengaruh di Tahun 2015, dari Indonesia Juga Ada!

Baca Juga
Fakta Silat Marunda, Warisan Maut Si Pitung yang Bikin VOC Terkencing-kencing Tak Berdaya
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting

Salah satu cara berkomunikasi dalam rangka bermasyarakat adalah dengan bertamu. Selain sebagai sarana menyampaikan kebutuhan kita kepada orang lain, bertamu juga bisa sebagai sarana mempererat tali silaturahim kita dengan orang lain.

Nah, sebagai umat Muslim, sudah seharusnya kita menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan sebagai dasar keimanan kita. Untuk itu, dalam rangka menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan orang lain, sebagai Muslim kamu perlu memperhatikan dan mengamalkan 10 adab bertamu berikut ini.

1. Mengetuk Pintu dengan Lembut

Cara kita sebagai tamu dalam mengetuk pintu saat meminta izin masuk ke dalam rumah adalah dengan lembut dan memperlihatkan kesopanan yang membuat si Pemilik Rumah ridho akan kedatangan kita. Hal ini juga memperlihatkan bahwa kita datang dengan niat kebaikan dan mengharapkan apa yang menjadi tujuan kita bertamu mendapatkan keberkahan pula dari Allah SWT.

Mengetuk Pintu dengan Lembut [image source]
Mengetuk Pintu dengan Lembut [image source]
Ada satu hal lagi yang perlu kita perhatikan adalah batasan mengetuk pintu. Rasulullah telah mengajarkan kepada kita untuk mengetuk tidak lebih dari 3 kali, dan kembali pulang jika tidak ada jawaban. Seperti yang diriwayatkan dalam hadits berikut “Dari Abu Musa Al-Asy’ary RA, dia berkata: Rasulullah bersabda, ‘Minta izin masuk rumah itu tiga kali, jika diizinkan untuk kamu (masuklah) dan jika tidak maka pulanglah!'” (HR. Bukhari dan Muslim).

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA