Adab Bercermin Ini Bisa Membuatmu Tetap Cantik Tanpa Narsis Berlebih

oleh Sofia Fitriani
12:16 PM on Dec 19, 2015

Sebagai seorang wanita, sudah menjadi hal biasa jika cermin adalah sebuah benda yang wajib untuk dipandang setiap harinya. Bahkan dalam kurun waktu beberapa jam sehari, ada wanita yang bisa mematut dirinya lama di depan cermin. Selain untuk melihat kerapian pakaian atau jilbab yang dikenakan, dan melihat apakah dandanan di wajah luntur atau tidak, biasanya ada juga beberapa wanita yang suka memandang wajahnya sendiri di cermin.

Namun tahukah kamu, para Muslimah? Ternyata ada beberapa efek negatif jika kamu terlalu menyukai mematut diri di depan cermin lho! Pasalnya, selain bisa menimbulkan kebiasaan yang tidak baik, bercermin bisa melenakan dan bisa menjerumuskan diri pada ‘narsis’, yaitu sikap bangga berlebihan pada diri sendiri.

Baca Juga
6 Efek Mengerikan Akibat Penggunaan Steroid untuk Membesarkan Otot, Cowok-Cowok Buka Mata Deh!
5 Alasan Mengapa Cewek Lebih Bahagia dengan Pria Bertampang Pas-Pasan, Alhamdulilah

Memang bercermin itu sama sekali bukan hal yang salah atau haram, karena tanpa cermin kita tak bisa melihat apa yang salah dari diri kita? Misal sebagai seorang muslimah dengan jilbabnya, apakah sudah rapi jilbabnya atau masih ada rambut yang keluar atau tidak, bisa kah kamu tahu tanpa melihat cermin? Untuk itu, dalam bercermin pun Islam juga memiliki adab tersendiri bagi umatnya. Adab-adab inilah yang akan mengawal kita, para Muslimah, untuk lebih berhati-hati dan terjaga dari keburukan saat atau sesudah bercermin.

1. Niatkan Bercermin Untuk Apa

Tanamkan niat yang baik sebelum bercermin. Jika niat kita bercermin adalah untuk melihat apa masih ada yang kurang rapi atau aurat yang masih terlihat saat akan bepergian keluar, itu tidak masalah.

Pasang Niat Yang Baik Saat Bercermin [image source]
Pasang Niat Yang Baik Saat Bercermin [image source]
Namun jika niatnya untuk mematut wajah dan mengaguminya sendiri, maka jangan lanjutkan karena bisa mengantarkan kita pada lalai. Niatkan bercermin untuk mengambil manfaat baik, dan tentunya agar lebih bersyukur kepada Allah atas segala karuniaNya kepada kita.

2. Bacalah Do’a Bercermin

Islam mengajarkan kepada kita untuk selalu memulai segala sesuatu dengan niatan baik dan dilisankan dengan do’a, lalu dikerjakan dengan langkah yang baik dan diakhiri dengan syukur kepada Allah. Begitu halnya dengan bercermin. Karena bercermin adalah pekerjaan yang biasa kita lakukan juga setiap harinya.

Sebelum Bercermin Baca Doa Dulu [image source]
Sebelum Bercermin Baca Doa Dulu [image source]
Maka mulailah dengan niat yang baik dan membaca do’a sebelum bercermin agar terjaga dari keburukan, karena Allah akan senantiasa melindungi hambaNya yang tulus meminta perlindungan kepadaNya. Inilah do’a sebelum bercermin:

اَللَّهُـمَّ كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ

Allaahumma kamaa hassanta khalqi fa hassin khuluqi
Artinya: “Ya Allah, sebagaimana telah Engkau baguskan penciptaanku, maka baguskan pula akhlakku”.

Sesungguhnya do’a adalah mensyukuri segala nikmat Allah SWT. Jadi tak hanya saat bercermin saja, namun kita bisa membacanya setiap saat sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.

3. Bercermin Sewajarnya Saja

Dalam Islam kita diharuskan melakukan segala sesuatu sesuai porsinya. Tidak terkecuali untuk aktivitas bercermin. Saat bercermin jangan sampai kita melakukannya secara berlebihan.

Jangan Berlebihan Saat Bercermin [image source]
Jangan Berlebihan Saat Bercermin [image source]
Lakukan seperti niat dan tujuan awal sebelum kita bercermin. Agar kita terhindar dari sikap mubadzir, menyia-nyiakan waktu dan juga bisa membuat kita terlena. Jangan sampai kegiatan kita bercermin yang salah justru membuat kita juga salah dalam tujuan.

4. Akhiri Dengan Hamdalah

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk mengakhiri segala aktifitas dengan hamdalah atau ucapan syukur kepada Allah. Begitupun dengan selesai bercermin.

Akhiri dengan mengucapkan Hamdalah [image source]
Akhiri dengan mengucapkan Hamdalah [image source]
Kita harus selalu mengucapkan hamdalah setelah bercermin. Karena Allah telah memberikan nikmat-Nya yang tak terhingga kepada kita. Seperti wujud dan rupa yang baik, serta terhindar dari godaan jin dan setan. Dua hal ini  wajib kita syukuri.

Nah, itulah tadi keempat adab dalam bercermin yang harus kita perhatikan dengan baik. Karena sebagai seorang wanita, kita memang tak bisa lepas dari cermin. Namun bukan berarti bahwa jika tak bisa menghindari benda ini karena membutuhkannya, maka kita bisa kehilangan kendali dan terlalu asyik terhadap ‘aktivitas’ bercermin tersebut.

Segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan sangat tidak baik dan bisa menjurus kepada kesia-siaan, kemubadziran, dosa dan bahkan maksiat. Na’udzubillaah. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dari segala keburukan dan tipu daya setan, dan jangan lupa untuk selalu bersyukur ya, Muslimah! Karena kecantikan diri kita sesungguhnya berasal dari Allah, dan semua akan kembali kepada Allah juga. (sof)

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA