5 Alasan Kita Perlu Menyelamatkan Diri dari Acara Televisi di Indonesia

oleh Centralismo
07:00 AM on Oct 14, 2015

Siaran televisi adalah satu aspek yang tidak pernah bisa lepas dari kehidupan orang Indonesia. Tayangan televisi menjadi hiburan yang paling gampang dan paling murah untuk diakses oleh semua kalangan. Sayangnya, kualitas tayangan televisi Indonesia semakin hari tampak semakin buruk.

Baca Juga : 5 Hal Kocak yang Pasti Ada di Setiap Sinetron Indonesia

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

Meskipun awalnya sekadar sarana untuk menghibur, namun tidak bisa dipungkiri bahwa gaya hidup masyarakat sangat bergantung pada televisi. Banyak sekali dampak negatif tayangan televisi yang mempengaruhi hidup masyarakat. Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus meninggalkan acara TV di Indonesia.

1. Sinetron Penuh Adegan Bully

Bully atau tindak kekerasan adalah hal yang sangat wajar terjadi dalam sinetron Indonesia. Sulit rasanya menemukan sinentron remaja yang di dalamnya tidak terdapat aksi saling caci-maki bahkan saling serang secara fisik. Banyak remaja yang salah tanggap dan justru merasa bully itu adalah tindakan keren, hanya karena adegan itu dilakukan oleh seleb dalam sinetron.

Sinetron Penuh Adegan Bully
Sinetron Penuh Adegan Bully [imagesource]
Bully tidak hanya mencakupi serangan fisik, namun juga verbal atau kata-kata. Kita tentu sudah biasa mendengar kata cacian dan makian keluar di tayangan sinetron. Dan kata-kata semacam itulah yang ditiru oleh remaja, atau mirisnya, anak-anak.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA