5 Fakta Menarik Tentang Raja Ampat

oleh wahyu
09:24 AM on Dec 21, 2014

Raja Ampat merupakan sebuah kabupaten yang terletak di propinsi Papua. Ibu kotanya adalah Waisai. Kabupaten ini memiliki 610 pulau, dengan 4 pulau . Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni. Sedangkan pulau-pulau lainnya banyak yang tidak berpenghuni, dan bahkan banyak juga yang belum memiliki nama.

Baca Juga :5 Mata Uang Yang Tidak Pernah Kalah Dengan Dollar Amerika

Baca Juga
Mengintip Keindahan Pantai ‘Perawan’ Sidoasri, Lokasi Alami yang Jarang Terjamah
Mengintip Kemakmuran Majasari di Indramayu, Desa dengan Predikat Terbaik di Indonesia

Bagi para penyelam, nama Raja Ampat sudah tidak asing lagi. Keindahan alam bawah lautnya sudah diakui oleh para penyelam, baik lokal maupun internasional. Nah, berikut fakta-fakta menarik tentang Raja Ampat yang perlu Anda ketahui.

1. “Hutan Amazon” di bawah laut

Jika hutan Amazon merupakan hutan yang memiliki spesies binatang darat terbanyak, maka perairan Raja Ampat adalah “Hutan Amazon” di bawah laut. Di sini, penyelam bisa menjumpai Papuan Epaulette hingga hiu karpet Wobbegong Shark, kuda laut jenis pigmy yang sebesar ruas kelingking hingga ikan besar dengan bentang sayap mencapai lima meter, serta rombongan ikan Barakuda. Raja Ampat ibarat perpustakaan hidup dari koleksi terumbu karang dan biota laut paling beragam di dunia.

Amazon Raja Ampat
Amazon Raja Ampat

Dalam sebuah penelitian bersama yang dilakukan pada tahun 2001-2002 oleh Conservation International, The Nature Conservancy, Lembaga Oseanografi Nasional (LON) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tercatat bahwa di perairan ini terdapat lebih dari 540 jenis karang keras (75% dari total jenis di dunia), lebih dari 1.300 jenis ikan, dan 700 jenis hewan lunak. Ini menjadikan 75% spesies karang dunia berada di Raja Ampat. Tak satupun tempat di dunia dengan luas area yang sama memiliki jumlah spesies karang sebanyak ini.

Kekayaan hayati bawah laut ini disebabkan karena Raja Ampat terletak di antara wilayah segitiga karang dunia (coral triangle). Disebut demikian karena batas wilayah karang di kawasan itu menyerupai bentuk segitiga. Segitiga karang itu sebenarnya meliputi Indonesia, Philipina, Malaysia, Timor Leste, Papua New Guinea dan Kepulauan Salomon, namun Indonesia merupakan yang terbesar yang meliputi wilayah Raja Ampat, Derawan, Wakatobi dan Komodo.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA