Kisah 23 TAHUN MEMBEKUKAN SPERMA Ini Membuktikan, Dalam Hidup ‘Selalu Ada Harapan’

oleh Ayu
12:50 PM on Dec 18, 2015

Seorang pria membekukan sperma selama 23 TAHUN. Ya, dan itu adalah atas anjuran ibu tirinya. Apakah ini bagian dari ‘kekejaman’ sang ibu tiri?

Ternyata ada kisah yang cukup ‘magical’ dalam pengalaman pria ini. Mulai dari harapan untuk terus hidup, sampai harapan akan masa depan. Simak ceritanya di sini.

Baca Juga
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap
Inilah 4 Negara yang Dulunya Kaya Raya namun Sekarang Terluntah Akibat Korupsi

1. Ini Alex Powell saat masih 15 tahun. Dia terkena kanker dan untuk itu Alex harus menjalani perawatan kemoterapi.

alex powell mendonorkan sperma

Kemoterapi beresiko bagi kesehatannya, termasuk masa depan Alex. Karena itu, ibu tirinya menyarankan agar dia mendonorkan sperma.

2. Memalukan, tapi Alex tetap melakukannya. Ia tidak tahu bahwa dirinya akan sangat berterima kasih karena anjuran ibu tirinya tersebut.

berkat ibu tiri

3. Beranjak dewasa, Alex Powell mengalahkan kanker yang menggerogoti tubuhnya. Ia tumbuh jadi lelaki ganteng dan menjalin cinta dengan seorang wanita.

Alex sembuh dan menikah

Dan di sinilah, keajaiban itu dimulai….

3. Sperma yang ia simpan sejak usia 15 tahun, menjadi seorang bayi mungil nan lucu 23 tahun kemudian. Namanya Xavier.sperma itu kemudian

4. Ya, ini adalah anak dari Alex Powell dan istrinya. Alex tak pernah membayangkan kalau hari memalukan itu akan jadi seindah hari ini.

alex tak pernah membayangkan

5. Hari di mana ia menjadi seorang AYAH….

bayi dengan umur tertua

Xavier kini memegang rekor sebagai bayi tertua di dunia. Karena sebelumnya ia adalah sperma yang dibekukan dengan waktu paling lama, dan berhasil, menggunakan teknik IVF.

Skenario hidup bukan kita yang punya. Tapi yakinlah kalau kita menjalaninya dengan baik dan optimis, serta tak henti berusaha maupun berikhtiar, selalu ada jalan dan harapan.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA