Google Doodle Rayakan 100 Tahun Penemu Vaksin Polio Jonas Salk

oleh didi
08:18 AM on Oct 29, 2014

Ada sesuatu yang berbeda pada tampilan halaman Google search. Nampak sebuah gambar seorang dokter yang dikerumuni oleh anak-anak bernama Jonas Salk. Tampilan Google Doodle kembali berubah, terlihat spesial dengan menampilkan aktivitas Jonas Salk sebagai dokter peneliti medis sekaligus penemu vaksin polio. Tampilan kartun ini untuk merayakan 100 tahun lahirnya Jonas Salk.

Jonas Salk adalah seorang dokter peneliti medis dan virolog berkebangsaan Amerika Serikat. Jonas Salk dikenal melalui penemuan dan pengembangan vaksin polio pertama yang aman dan efektif. Sebelum vaksin polio ditemukan, jumlah penderita penyakit yang menyebabkan kelumpuhan di Amerika mencapai 45.000 orang. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak.

Baca Juga
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi
4 Lomba Agustusan Greget Ala Suku Dayak Ini Dijamin Bakal Bikin Kamu Melongo

Dia bernama lengkap Jonas Edward Salk lahir pada tanggal 28 Oktober 1914 di New York, Amerika Serikat. Orang tua Salk adalah imigran Yahudi asal Rusia biasa disebut Ashkenazi Jewish. Jonas Salk kecil tumbuh dan dididik dalam budaya Yahudi.

Google-Doodle-Rayakan-100-Tahun-Penemu-Vaksin-Polio-Jonas-Salk
Google-Doodle-Rayakan-100-Tahun-Penemu-Vaksin-Polio-Jonas-Salk

Salk tinggal di Harlem Timur, kemudian pindah ke Bronx dan akhirnya menetap di Queens. Ketika menempuh sekolah medis di Universitas New York, Jonas langsung melakukan penelitian medis bukan untuk menjadi seorang dokter praktik. Dia sering melakukan penelitian terhadap virus bagi bidang kesehatan. Bahkan sebelum membuat vaksin polio, Salk pernah mengembangkan vaksin flu yang kemudian dipakai Angkatan Darat Amerika.

Pembuatan vaksin polio dimulai pada tahun 1947 ketika dia mulai bekerja di laboratorium penelitian virus milik Universitas Pittsburgh. Vaksin buatannya pertama kali diujicobakan pada monyet kemudian pasien polio di salah satu tempat penampungan pasien polio. Bahkan Salk dan keluarganya mengajukan diri sebagai bahan percobaan untuk vaksin polio. Untung, vaksin itu tidak menimbulkan gangguan kesehatan.

Pada tahun 1954, vaksin polio tersebut diberikan pada jutaan anak di seluruh Amerika. Baru pada tahun 1955, vaksin itu benar-benar dinyatakan aman dan efektif menangkal polio. Ketika itu, polio dipandang sebagai masalah kesehatan masyarakat yang paling menakutkan di Amerika Serikat. Wabah tersebut semakin memburuk dan korbannya adalah anak-anak.

Dia mendirikan Institut Salk untuk Pengkajian Biologi di La Jolla pada tahun 1963 yang kini menjadi pusat penelitian medis dan sains. Dia terus melakukan penelitian dan menerbitkan buku. Beberapa bukunya yang populer antara lain Man Unfolding (1972), The Survival of the Wisest (1973), World Population and Human Values : A New Reality (1981), dan Anatomy of Reality (1983).

Jonas Salk meninggal pada tanggal 23 Juni 1995, di La Jolla, California dengan usia 80 tahun. Jasadnya dimakamkan di El Camino Memorial Park, San Diego.

Saat ini, vaksin polio telah menyebar di seluruh belahan dunia dan menjadi salah satu vaksin wajib bagi anak-anak. Salk tidak pernah mematenkan vaksin polio tersebut. Salk hanya ingin vaksin buatannya bisa didistribusikan seluas-luasnya ke seluruh dunia.

Oleh karena itu, Google turut serta memperingati hari ulang tahun ke-100 bagi Jonas Salk. Google mencoba mengingatkan pada seluruh netizen tentang pengorbanan dan kontribusi besar Jonas Salk sang pahlawan internasional itu.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA